Drone FPV Buka Peluang Usaha Dokumentasi Kreatif

  • 14 Mar 2026 09:41 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Penggunaan drone FPV tidak hanya menjadi hobi bagi komunitas drone di Palembang, tetapi juga membuka peluang usaha di bidang dokumentasi dan produksi video. Hal tersebut disampaikan Adi, pegiat drone sekaligus perakit drone FPV dalam program Obrolan Komunitas RRI Palembang, Jumat, 13 Maret 2026.

Adi mengatakan, awalnya ia hanya belajar menerbangkan drone sebagai hobi. Namun setelah beberapa kali mengalami kerusakan pada drone miliknya, ia mulai belajar memperbaiki dan merakit sendiri perangkat tersebut.

“Kerusakan drone paling sering terjadi pada bagian motor akibat benturan saat drone jatuh. Selain itu, komponen kamera juga kerap mengalami kerusakan,” ujarnya dalam obrolan komunitas bersama RRI.

Adi menambahkan, kemampuannya merakit dan memperbaiki drone berawal dari pengalaman pribadi saat pertama kali menekuni hobi tersebut. Ketika drone miliknya rusak akibat jatuh atau “crash”, ia mencoba memperbaikinya sendiri.

“Dari pengalaman tersebut, ia mulai memahami komponen drone seperti motor, kamera, hingga sistem elektronik yang digunakan. Perlahan kemampuan memperbaiki drone pun semakin berkembang,” jelasnya.

Menurut Adi, kerusakan drone paling sering terjadi pada bagian motor. Hal ini biasanya terjadi ketika drone jatuh di area berpasir atau rumput sehingga baling-baling dan motor tertahan.

Selain motor, kerusakan juga kadang terjadi pada kamera drone. Namun sebagian besar komponen drone rakitan relatif mudah diganti karena banyak dijual di toko daring.

Keunggulan drone rakitan adalah kemudahan dalam mengganti komponen yang rusak. Sebagian besar suku cadang dapat dibeli secara daring dan dipasang kembali secara manual.

Adi menambahkan, sebagian besar pelanggan yang datang kepadanya adalah sesama pegiat drone. Hubungan antar pengguna drone biasanya terjalin melalui komunitas dan rekomendasi dari teman.

Selain sebagai hobi, drone FPV juga memiliki potensi besar di bidang industri kreatif. Teknologi ini dapat digunakan untuk pembuatan konten video, dokumentasi acara, hingga promosi usaha kecil dan menengah.

“Drone FPV mampu menghasilkan gambar dinamis yang mengikuti alur pergerakan objek. Hal ini membuat video terlihat lebih hidup dan menarik dibandingkan pengambilan gambar biasa,” ungkapnya.

Bahkan saat ini drone FPV juga telah memiliki ajang kompetisi internasional. Dalam perlombaan tersebut, drone diterbangkan melalui lintasan tertentu dan pemenang ditentukan dari kecepatan menyelesaikan rute.

“Drone FPV memiliki kemampuan terbang yang lebih fleksibel dibandingkan drone biasa. Drone ini dapat masuk ke area sempit seperti ruang kelas, parkiran, hingga lorong bangunan,” jelasnya.

Kemampuan tersebut membuat drone FPV banyak digunakan untuk pembuatan video kreatif. Termasuk dokumentasi acara, promosi usaha, hingga pembuatan video profil sekolah.

“Beberapa sekolah bahkan mulai menggunakan jasa drone FPV untuk dokumentasi kegiatan kelulusan siswa. Selain itu, komunitas drone juga sering membantu pelaku UMKM dalam pembuatan konten promosi melalui media sosial,” tambah Adi.

Perkembangan teknologi drone diharapkan dapat membuka peluang usaha baru bagi generasi muda di bidang industri kreatif.

Dengan semakin berkembangnya teknologi drone, Adi berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik mempelajari bidang ini. Selain menyalurkan hobi, drone juga dapat membuka peluang usaha baru di era digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....