Latte Art, Seni di Atas Kopi yang Jadi Gaya Hidup
- 29 Jan 2026 10:25 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Di era kafe modern, kopi tak hanya soal rasa, tapi juga tampilan. Latte art menjadi penanda perubahan itu dalam budaya minum kopi.
Generasi urban menjadikan kopi sebagai bagian dari gaya hidup visual. Media sosial turut mendorong popularitas latte art sebagai simbol estetika.
Latte art adalah seni membuat gambar di atas permukaan kopi berbasis espresso. Pola terbentuk dari perpaduan espresso dan susu bertekstur mikro atau microfoam.
Seni ini menunjukkan perhatian pada detail dalam penyajian kopi. Sekaligus menjadi bukti keterampilan dan ketelitian seorang barista.
Melansir laman noc.coffee, latte art lahir dari perkembangan espresso di Italia pada awal abad ke-20. Seiring waktu, teknik ini menyebar luas ke berbagai negara.
Barista David Schomer dari Seattle memperkenalkan latte art sebagai seni serius. Ia membuka kursus “Caffe Latte Art” dan mempopulerkan teknik serta pola estetik.
Keberhasilan latte art bergantung pada kualitas espresso dan susu. Susu harus berbuih halus agar bisa menyatu dan membentuk gambar.
Dua teknik utama digunakan dalam latte art: free pouring dan etching. Teknik pertama menuang langsung, sementara etching memakai alat bantu untuk menggambar.
Kini, latte art jadi ciri khas kafe modern dan daya tarik pelanggan. Setiap pola di atas kopi merekam semangat seni, keterampilan, dan budaya kopi masa kini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....