Gebyar Tari Kontemporer Hidupkan Panggung Taman Budaya Sriwijaya

  • 09 Sep 2025 08:12 WIB
  •  Palembang

KBRN, palembang: Panggung Ekspresi di Taman Budaya Sriwijaya, Jakabaring, mendadak semarak dengan gerakan energik dan ekspresif. Pada Minggu (7/9/2025), suasana riuh nan antusias ini tercipta berkat gelaran "Pentas Kubutuh Tubuhku" yang diinisiasi oleh Blok E Art Company. Acara ini bukan hanya menyuguhkan empat pertunjukan tari, tetapi juga menjadi wadah edukasi lewat workshop tari kontemporer yang diikuti oleh 50 peserta dari berbagai sanggar dan sekolah.

Salwa, pendiri dan pemilik Blok E Art Company, menjelaskan, kegiatan ini memiliki misi besar untuk memperkenalkan dan menanamkan kecintaan pada seni tari kontemporer di kalangan remaja dan pelajar. "Kami membatasi hanya 50 peserta agar materi yang disampaikan bisa terserap langsung oleh para peserta yang kebanyakan usia remaja," ujar Salwa.

Selama sehari penuh, peserta dibagi menjadi 10 kelompok dan mendapat pelatihan intensif. Materi yang diajarkan berfokus pada teknik dasar, seperti pernapasan dan olah tubuh, yang merupakan esensi dari tari kontemporer. Di akhir acara, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan menampilkan beberapa gerakan yang telah mereka pelajari.

Nadia, salah satu peserta, mengaku sangat senang bisa berpartisipasi. "Materi yang diberikan sangat menarik, terutama tentang pernapasan dalam menari dan olah tubuh. Para peserta terlihat antusias dan cepat menangkap semua materi latihan," tuturnya. Ia juga berharap, ilmu yang didapatnya bisa ia tularkan kepada teman-teman dan sanggar tari lainnya.

Pentas Kubutuh Tubuhku ini mendapat dukungan penuh dari Taman Budaya Sriwijaya, sebuah unit kerja di bawah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan. Dukungan ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menyediakan ruang bagi seniman dan pelaku seni untuk berekspresi.

Plh Kepala Bidang Kebudayaan, Agung Sputro, mengatakan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan melalui Taman Budaya Sriwijaya selalu menyediakan ruang ekspresi seni bagi para seniman, budayawan, pelaku seni, dan pencinta seni. Menurutnya, kegiatan semacam ini penting untuk menumbuhkan ekosistem kebudayaan yang subur di Sumatera Selatan, sehingga bisa memunculkan talenta-talenta muda yang akan menjaga warisan leluhur.

"Kegiatan ini diharapkan dapat memunculkan talenta-talenta muda seni tari yang mampu bersaing dan diikutkan dalam kegiatan nasional dan internasional. Blok E Art Company adalah salah satu komunitas yang aktif dalam pengembangan dan pencetak talenta-talenta seni tari," jelas Agung.

Salwa menutup perbincangan dengan harapan besar."Semoga Blok E Art Company selalu mendapat ruang dan kesempatan untuk berbagi wawasan dan ilmu agar terbentuk bibit-bibit baru penari yang bisa dikenal hingga ke Internasional," tutu Salwa.

Harapan ini semakin nyata dengan keterlibatan murid-murid dari SLB Negeri Pembina yang turut berkolaborasi dalam pentas tari, membuktikan bahwa seni tari kontemporer adalah milik semua orang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....