Teater Kalima Latihan Intens, Siap Pementasan Terbaik
- 08 Agt 2025 20:14 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Suasana ruang kelas dan lapangan SMKN 5 Palembang, Sumatera Selatan, pada Jumat (8/8/2025) siang tampak berbeda dari biasanya. Gelak tawa dan semangat para siswa memenuhi udara, seiring dengan berlangsungnya sesi latihan teater mingguan yang kini dibimbing langsung oleh dua pelatih profesional: Kak Saleh dan Wak Dolah.
Latihan yang menjadi bagian dari kegiatan ekstrakurikuler Teater Kalima ini disambut antusias para siswa, terutama karena kehadiran dua pelatih yang memiliki pendekatan berbeda namun saling melengkapi.
Diawali dengan sesi pemanasan tubuh dan vokal, Kak Saleh membawa energi tersendiri dalam latihan. Ia menekankan pentingnya kesiapan fisik dan teknik vokal sebagai pondasi dasar dalam berteater.
“Teater bukan hanya soal akting, tapi juga pembelajaran hidup. Di sini anak-anak belajar disiplin, percaya diri, dan mampu bekerja sama,” ujar Kak Saleh di sela-sela latihan.
Sementara itu, Wak Dolah memberikan materi improvisasi dan komedi panggung. Pendekatan ini tidak hanya mencairkan suasana, tapi juga membuat para siswa merasa lebih bebas mengeksplorasi emosi dan karakter.
Program ini merupakan bagian dari pembinaan ekstrakurikuler yang digagas oleh guru teater SMKN 5 Palembang, Intan Khairani. Ia adalah sosok di balik lahirnya Teater Kalima, yang kini memasuki tahun ketiga perjalanannya.
“Saya ingin anak-anak tidak hanya mahir berakting, tapi juga mampu membawa pesan positif lewat pementasan mereka. Dengan kekompakan dan pelatihan, diharapkan lahir generasi keren berteater lewat eskul ini,” kata Intan penuh semangat.
Lebih dari sekadar wadah seni, Teater Kalima telah menjadi ruang pertumbuhan karakter bagi siswa. Program latihan ini juga menjadi persiapan penting menjelang berbagai agenda pementasan dan lomba yang akan datang.
Kegiatan kali ini turut diikuti oleh siswa/i baru angkatan keempat. Hal ini sekaligus menjadi ajang pengenalan serta penguatan fondasi bagi generasi penerus Teater Kalima.
Salah satu anggota teater, Yaya, mengaku sangat termotivasi oleh pendekatan yang diberikan pelatih.
“Saya berharap kami bisa tampil maksimal di pementasan nanti dan membuat penonton bangga,” ujarnya dengan senyum antusias.
Dengan semangat yang terus tumbuh dan dukungan dari berbagai pihak, Teater Kalima bertekad melahirkan karya-karya terbaik yang tidak hanya dikenal di lingkungan sekolah, tapi juga di kancah yang lebih luas. Bagi mereka, teater bukan sekadar panggung, tapi ruang pembentukan karakter dan kreativitas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....