Puluhan Seniman Ikuti Workshop Lukis Tokoh Nasional
- 02 Jul 2025 22:21 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Puluhan seniman lukis dan mewarnai mengikuti workshop singkat yang digelar dalam rangkaian lomba lukis dua tokoh nasional asal Sumatera Selatan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Swarna Rupa Galeri dengan dukungan Dinas Kebudayaan Kota Palembang, DKSS, dan Dewan Kesenian Palembang, Senin (30/6/2025).
Workshop bertujuan untuk memberikan pembekalan dasar mengenai teknik melukis potret dengan cat minyak kepada para peserta. Materi yang disampaikan meliputi komposisi warna dan cara melukis yang benar di atas kanvas.
“Kita ingin memberikan pembelajaran kepada seniman tentang dasar-dasar melukis potret dengan benar. Jika dasarnya sudah tepat, maka karya yang dihasilkan bisa lebih kuat secara estetika maupun nilai ekonomis,” ujar Taufan Arifin, Founder Swarna Rupa Galeri sekaligus pemateri.
Menurut Taufan, selama ini lomba seni rupa cenderung hanya terbatas pada gambar objek alam seperti gunung atau sungai. Kali ini, peserta diajak melukis sosok AK Gani dan Sultan Mahmud Badaruddin II sebagai bentuk penghormatan pada pahlawan nasional asal Sumsel.
“Banyak generasi muda tidak mengenal sejarah karena tergerus teknologi. Lewat lomba ini, kita bangun kembali kebanggaan terhadap para pahlawan kita,” tegasnya.
Taufan juga menilai, masih banyak peserta yang belum memahami dasar-dasar melukis dengan baik. Workshop ini, katanya, menjadi kesempatan untuk menambah ilmu, khususnya bagi pelajar yang memiliki bakat di bidang seni lukis.
“Seharusnya workshop dilakukan sebelum lomba dimulai. Tapi tak masalah, karena tetap menjadi ruang berbagi wawasan dan memperkaya proses berkarya,” tambah Taufan, yang juga putra pelukis Eden Arifin—pencipta lukisan Sultan Mahmud Badaruddin II di uang Rp10.000 edisi 2005.
Salah satu peserta lomba, Ian Komik, mengapresiasi kegiatan ini sebagai ajang mengembangkan potensi seniman muda. Menurutnya, Palembang perlu lebih banyak event edukatif seperti ini untuk meningkatkan daya saing pelukis lokal.
“Ilmu dan wawasan seni rupa penting agar perupa kita bisa sejajar dengan seniman dari kota lain. Banyak yang belum memahami berbagai aliran dan metode melukis secara menyeluruh,” kata Ian yang keluar sebagai juara pertama lomba lukis.
Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi para perupa muda di Palembang untuk terus berkarya. Selain menumbuhkan apresiasi terhadap seni rupa, lomba ini juga menjadi wadah pelestarian nilai budaya dan sejarah lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....