Palembang di Malam Hari Laksana Venesia dari Timur

  • 18 Jul 2024 04:42 WIB
  •  Palembang

KBRN, Palembang: Kota Palembang sebagai kota tertua di Nusantara, dengan Jembatan Ampera sebagai Icon nya, Palembang adalah ibu kota provinsi Sumatera Selatan, kota Palembang pu terkenal sebagai kota terpadat kedua di Sumatera setelah kota Medan, dengan panorama dan pemandangannya yang indah terkhusus pada malam hari.

Saat berjalan jalan ke kota Palembang pada malam hari, kita akan disambut semilir angin sepoi sepoi pemandangan jembatan Ampera yang berdiri kokoh dengan warna merah terang dengan gemerlap lampu yang menyinari, membawa kita merasakan Palembang Laksana Venesia dari timur, pada tanggal 17 Juni 2024 lalu kota Palembang genap berusia 1341 tahun.

Palembang pun dikenal sebagai kota Pempek, karena kuliner pempek berasal dari kota Palembang dengan cita rasa yang memanjakan lidah, Linda Pengunjung yang berasal dari kota beras cianjur menuturkan sangat suka menikmati pemadangan kota Palembang di malam hari, begitu indah terang, ditambah semilir angin ditepian sungai musi membuat nya kangen selalu pada kota Palembang.

“Saya walau bukan asli orang Palembang , dan hanya bekerja disini, tapi saya merasa rindu untuk kembali ke Palembang, saya suka berjalan menikmati panorama Palembang khususnya ditepian sungai musi," jelasnya.

Palembang dijuluki Venesia dari timur karena dilintasi sungai musi dan ratusan sungai lainnya, ungkapan Palembang sebagai Venesia dari timur atau venice of the East pertama kali diucapkan oleh Belanda, saat menduduki Palembang pada masa penjajahan dulunya.

Vebri Al-Lintani Budayawan Palembang menuturkan Bahwa Julukan Venesia dari timur itu di ungkapkan oleh Belanda kala itu.

“Venesia dari timur Julukan dari Palembang di berikan oleh Belanda saat menjajah Palembang dulunya” Ungkap Vebri Al-Lintani.

Hal itu karena Palembang dikelilingi oleh sungai musi dan ratusan sungai lainnya, keindahan kota Palembang yang mirip dengan kota Venesia dari italia berdasarkan pernyataan Belanda kala itu, julukan tersebut masih melekat sampai dengan saat ini, walaupun anak anak sungai yang melintasi Palembang sudah banyak yang berkurang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....