Artis Pendukung Mundur dari Tur Ed Sheeran usai Pemecatan Macklemore
- 16 Sep 2026 17:10 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Finneas, Lukas Graham, dan Beoga resmi mundur dari Loop Tour Ed Sheeran setelah pemecatan Macklemore, menyusul Aaron Rowe yang lebih dulu menarik diri pada 15 September karena isu pembungkaman suara pro-Palestina
- Pemecatan Macklemore dipicu aksinya menyuarakan “Palestina merdeka” yang kemudian mendapat desakan dari berbagai pihak hingga promotor Messina Touring Group dan Gillette Stadium milik Robert Kraft melarang penampilannya
- Ed Sheeran menegaskan keputusan tersebut berasal dari promotor bukan dirinya, sementara Macklemore tetap pada pendiriannya mendukung Palestina dan kini tur Sheeran tidak lagi memiliki artis pembuka
RRI.CO.ID, Palembang - Gelombang pengunduran diri dari jajaran artis pendukung tur Ed Sheeran terus berlanjut setelah kasus pemecatan Macklemore yang sarat muatan politik. Dua musisi ternama, Finneas dan Lukas Graham, resmi mengumumkan keputusan mereka untuk tidak lagi tampil sebagai pembuka dalam Loop Tour tersebut.
Melansir dari Billboard, keputusan itu muncul hanya beberapa jam setelah Aaron Rowe menjadi musisi pertama yang menarik diri secara sukarela pada Selasa, 15 September. Finneas menyampaikan pernyataan singkat melalui media sosial yang menegaskan sikapnya terhadap isu kebebasan berekspresi bagi para seniman di atas panggung.
Musisi peraih penghargaan Oscar dan Grammy tersebut menegaskan bahwa para seniman seharusnya tidak dibungkam ketika menyuarakan pembelaan terhadap kelompok yang tertindas. Ia juga secara terbuka menyatakan keberpihakannya kepada Palestina dan rakyatnya sebagai alasan utama pengunduran dirinya dari tur Ed Sheeran.
Senada dengan Finneas, vokalis Lukas Graham turut mengumumkan pengunduran diri melalui akun Instagram pribadinya dengan nada yang lebih personal. Ia mengungkapkan rasa cintanya kepada Ed Sheeran tidak berubah, namun ia merasa tidak mungkin melanjutkan tur dalam situasi yang terjadi saat ini.
Selain kedua nama besar tersebut, band tradisional asal Irlandia, Beoga, yang tampil dalam mini set enam lagu bersama Sheeran juga mengambil langkah serupa. Grup yang telah bersahabat selama satu dekade dengan Sheeran itu menilai pembungkaman terhadap Macklemore oleh lobi-lobi Zionis menjadi alasan mereka menolak melanjutkan tur.
Dengan mundurnya Finneas, Lukas Graham, dan Beoga, kini tidak ada lagi artis pembuka yang tersisa dalam rangkaian Loop Tour Ed Sheeran. Situasi ini membuat tur yang sebelumnya didukung banyak musisi harus melanjutkan perjalanan tanpa penampil pendukung sama sekali.
| Baca juga: Ariana Grande Umumkan Album Baru "Petal" |
Kontroversi yang memicu rentetan pengunduran diri ini berawal dari aksi panggung Macklemore pada awal September lalu. Saat tampil, ia menyerukan dukungan untuk Palestina merdeka dan membawakan lagu protesnya yang berjudul Hind's Hall di hadapan penonton.
Aksi tersebut kemudian menuai reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk dari musisi P!nk dan Dewan Israel-Amerika yang meluncurkan petisi menuntut tindakan tegas. Tekanan itu akhirnya berujung pada keputusan promotor tur untuk menghentikan keterlibatan Macklemore dalam sisa jadwal tur di Amerika Serikat.
Messina Touring Group selaku promotor Loop Tour di Amerika Serikat mengumumkan bahwa sejumlah venue tidak akan mengizinkan konser berlangsung jika Macklemore tetap tampil. Salah satunya adalah Gillette Stadium milik Robert Kraft yang secara resmi melarang rapper tersebut tampil pada konser 25 dan 26 September karena dinilai menyinggung komunitas Yahudi.
Menanggapi pemecatan tersebut, Macklemore menegaskan kembali dukungannya untuk Palestina dan menyebut Ed Sheeran sebagai saudara meski tidak sepakat dengan penanganan kasus ini. Ed Sheeran pun memberikan klarifikasi bahwa keputusan pemecatan bukan berasal darinya, melainkan dari promotor, sambil menegaskan bahwa ia memilih menjaga ruang diplomasi dan percakapan tetap terbuka demi perdamaian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....