"Revenge Dress" Lady Diana Dilelang di New York Desember 2026

  • 15 Sep 2026 09:30 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • “Revenge Dress” Lady Diana akan dilelang Sotheby’s di New York pada 9 Desember 2026.
  • Gaun hitam rancangan Christina Stambolian diperkirakan bernilai hingga 300 ribu dolar AS.
  • Gaun tersebut dikenang karena dikenakan Diana pada 1994, setelah pengakuan perselingkuhan Pangeran Charles.

RRI.CO.ID, Palembang - Gaun hitam ikonik milik Lady Diana yang dikenal sebagai “Revenge Dress” akan kembali dilelang. Gaun tersebut dijadwalkan ditawarkan dalam lelang Sotheby’s di New York pada Desember 2026.

Dirilis www.sothebys.com Gaun rancangan desainer Christina Stambolian itu menjadi salah satu busana paling terkenal yang pernah dikenakan Diana. Penampilannya saat mengenakan gaun tersebut membuat busana ini dikenang hingga sekarang.

Diana mengenakan gaun itu pada 29 Juni 1994 saat menghadiri acara di Serpentine Gallery, London. Pada malam yang sama, Pangeran Charles mengakui perselingkuhannya dalam sebuah wawancara televisi.

Gaun tersebut kemudian mendapat julukan “Revenge Dress” dari media dan publik. Istilah itu muncul karena penampilan Diana dianggap menjadi simbol kepercayaan dirinya di tengah perhatian publik.

Sotheby’s memperkirakan gaun tersebut dapat terjual antara 150 ribu hingga 300 ribu dolar Amerika Serikat. Nilai tersebut menunjukkan tingginya minat terhadap benda fashion yang memiliki sejarah kuat.

Sebelumnya, Diana juga pernah melelang gaun tersebut untuk kegiatan amal pada 1997. Gaun itu kemudian berpindah tangan sebelum akhirnya kembali ditawarkan dalam lelang tahun ini.

Lelang tersebut menjadi kesempatan bagi kolektor untuk memiliki salah satu busana paling bersejarah dalam kehidupan Diana. Gaun ini juga menjadi bagian penting dari sejarah fashion dan budaya populer Inggris.

Sotheby’s akan menggelar lelang di New York pada 9 Desember 2026. Penjualan tersebut diperkirakan kembali menarik perhatian penggemar Diana dan kolektor fashion dari berbagai negara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....