Ardhitio Ungkap Cinta Terpendam lewat Lagu "Dosa Terindah"
- 10 Sep 2026 21:32 WIB
- Palembang
Poin Utama
- “Dosa Terindah” mengisahkan seseorang yang bertahun-tahun menyimpan cinta kepada orang yang sudah bahagia bersama orang lain.
- Potongan lirik dan cerita lagu melalui konten @baikbaiksajakatanya berhasil meraih jutaan penonton dan menarik perhatian publik.
- Ardhitio tidak mengangkat kisah merebut seseorang, tetapi keberanian mengakui cinta sekaligus menerima kenyataan bahwa cinta tidak selalu berujung memiliki.
RRI.CO.ID, Jakarta - Ardhitio kembali menghadirkan karya terbaru berjudul “Dosa Terindah”, mengangkat kisah cinta yang lama terpendam. Lagu ini diproduseri Pika Iskandar dan ditulis Meyta Iskandar, menghadirkan pergulatan perasaan tentang cinta yang terlarang.
Dikutip dari rilis yang diterima RRI, Rabu, 9 September 2026, “Dosa Terindah” mengisahkan seseorang yang bertahun-tahun menyimpan perasaan kepada orang yang telah bahagia bersama orang lain. Ia menyadari cintanya berada pada tempat yang salah, namun perasaan tersebut ternyata sulit dihapus begitu saja.
| Baca juga: Alika Shafira Rilis EP Tentang Diriku |
Sebelum resmi dirilis, “Dosa Terindah” ternyata sudah lebih dahulu menarik perhatian publik melalui konten @baikbaiksajakatanya. Potongan lirik serta cerita yang disampaikan berhasil meraih jutaan penonton, membuat kisahnya semakin dekat dengan pendengar.
Melalui liriknya, Ardhitio menggambarkan keberanian seseorang untuk akhirnya jujur mengenai perasaan yang selama bertahun-tahun disimpannya sendiri. Pertanyaan tentang dosa kemudian muncul, ketika cinta tersebut diungkapkan meskipun sejak awal tidak mungkin menjadi miliknya.
Ardhitio menyebut bahwa lagu ini didedikasikan bagi mereka yang selalu hadir, tetapi tidak pernah menjadi pilihan utama dalam kehidupan seseorang. “Dosa Terindah” juga menjadi ruang bagi perasaan yang mungkin salah dimiliki, namun terlalu indah untuk dilupakan.
Dari sisi musikalitas, karya ini melibatkan Refo Trixy sebagai arranger sekaligus menangani proses rekaman di 360 Studio’s. Aransemen turut diperkuat Mekar Strings Quartet Yogyakarta, menghadirkan permainan violin, viola, dan cello yang memperkaya suasana emosional lagu.
Pika Iskandar juga berkontribusi melalui permainan lead guitar, sementara Aidaihsan dan Sosila Mega mengisi bagian backing vocal. Proses mixing dan mastering dipercayakan kepada Tito P. Soenardi, melengkapi keseluruhan produksi “Dosa Terindah” tahun ini.
Dengan perpaduan cerita, lirik, dan aransemen emosional, “Dosa Terindah” menawarkan pengalaman mendengarkan yang dekat dengan perasaan pendengar. Lagu ini mengingatkan bahwa cinta yang paling membekas terkadang justru merupakan cinta yang tidak pernah dimiliki.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....