Sweety Dancer Bidik Panggung Internasional

  • 07 Sep 2026 09:04 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Perbedaan jadwal sekolah menjadi tantangan Sweety Dancer dalam menentukan waktu latihan bersama.
  • Persiapan lomba dilakukan sekitar dua minggu dengan latihan rutin, disiplin, dan menjaga kondisi fisik.
  • Sweety Dancer ingin berkembang hingga mampu tampil di tingkat internasional dan membawa nama baik Sanggar Meimei serta Sumatera Selatan.

RRI.CO.ID, Palembang - Menjadi penari sekaligus pelajar membuat anggota Sweety Dancer harus mampu membagi waktu dengan baik. Aktivitas sekolah yang padat tidak menghalangi mereka untuk tetap berlatih dan tampil dalam berbagai kegiatan seni.

Sweety Dancer merupakan kelompok tari binaan Sanggar Meimei yang beranggotakan Tianzhi Kinara Zulaikah, Noureen Mumtazah, Prilly Mutiara Andini, dan Rizka Adimah Putri. Dalam setiap penampilannya, mereka mendapat pendampingan pelatih untuk menjaga kekompakan dan kualitas gerakan.

Pelatih Sweety Dancer, Danila, mengatakan perbedaan jadwal sekolah menjadi tantangan tersendiri bagi para penari. Kondisi tersebut membuat waktu latihan harus disesuaikan agar seluruh anggota dapat berkumpul dan berlatih bersama.

“Tantangan selama latihan biasanya karena jadwal sekolah anak-anak yang berbeda-beda. Jadi, kami harus menyesuaikan waktu supaya mereka tetap bisa latihan bersama dan tidak mengganggu kegiatan sekolah,” ujarnya.

Meski menghadapi kendala tersebut, latihan tetap dilakukan secara rutin dengan memperhatikan kondisi fisik para penari. Menjaga stamina menjadi bagian penting agar mereka tetap siap mengikuti latihan maupun tampil di atas panggung.

Menurut Danila, persiapan untuk sebuah perlombaan biasanya dilakukan sekitar dua minggu. Selama masa tersebut, pelatih menerapkan latihan dengan penuh disiplin untuk mempersiapkan Sweety Dancer agar dapat tampil maksimal.

Proses latihan tersebut juga kembali mereka jalani untuk penampilan di RRI Fest 2026, Minggu, 6 September 2026 di halaman RRI Palembang. Bahkan, sejak pukul 06.30 WIB, para penari telah melakukan persiapan, termasuk melukis tubuh dan wajah bernuansa Papua dengan bantuan kakak-kakak dari Sanggar Tari Meimei.

Setelah terus mengembangkan kemampuan melalui berbagai penampilan dan kompetisi, Sweety Dancer memiliki target yang lebih besar. Danila mengatakan pihaknya ingin para penari dapat menembus panggung internasional sekaligus membawa nama daerah.

“Harapan kami ke depannya Sweety Dancer bisa go international dan membawa nama baik Sanggar Mei Mei Management serta Sumatera Selatan,” harapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....