FJP Gelar Lomba Gaple, Perkuat Silaturahmi Jurnalis dan DPRD Sumsel

  • 22 Agt 2026 16:50 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Forum Jurnalis Parlemen Sumatera Selatan menggelar lomba gaple di DPRD Sumsel pada Jumat, 21 Agustus 2026, sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
  • Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat hubungan antara jurnalis dan DPRD Sumsel dengan melibatkan anggota legislatif, pegawai, dan petugas kebersihan.
  • Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopianto membuka acara yang merupakan agenda tahunan Forum Jurnalis Parlemen.

RRI.CO.ID, Palembang - Forum Jurnalis Parlemen Sumatera Selatan memperkuat hubungan dengan DPRD Sumsel melalui lomba gaple dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kegiatan tersebut mempertemukan jurnalis, anggota legislatif, pegawai, hingga petugas kebersihan di lingkungan DPRD Sumsel.

Lomba gaple berlangsung di Ruang Media Centre DPRD Sumsel, Jumat, 21 Agustus 2026. Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopianto membuka kegiatan yang menjadi agenda tahunan FJP tersebut.

Ketua FJP Sumsel Dudi Oskandar mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi antara jurnalis dan berbagai unsur di DPRD Sumsel. Menurutnya, kegiatan juga memperkuat kebersamaan dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Lomba ini menjadi kolaborasi jurnalis dengan anggota dewan, staf, pegawai, hingga petugas kebersihan dalam menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI,” katanya.

Dudi menilai hubungan antara jurnalis dan legislatif perlu dibangun melalui komunikasi yang terbuka. Menurutnya, jurnalis memiliki peran penting memberikan masukan melalui pemberitaan untuk mendukung evaluasi kinerja DPRD Sumsel.

“Peran jurnalis diperlukan legislatif untuk memberikan koreksi positif sebagai bahan evaluasi ke depan,” ujarnya.

Ia mengatakan kegiatan bersama seperti lomba gaple dapat menciptakan komunikasi yang lebih cair di luar aktivitas kedinasan. Hubungan tersebut diharapkan tetap mendukung kerja jurnalistik yang kritis dan konstruktif.

Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopianto mengatakan lomba gaple dapat memperkuat semangat kebersamaan seluruh pihak yang beraktivitas di lingkungan DPRD Sumsel. Ia menilai jurnalis dan unsur pendukung lainnya merupakan bagian dari dinamika kerja lembaga legislatif.

“Lomba ini menjadi ruang kebersamaan semua pihak yang berinteraksi di DPRD Sumsel, baik jurnalis maupun semua pihak yang bekerja di sini,” tuturnya.

Nopianto menegaskan DPRD Sumsel tetap membuka ruang bagi jurnalis menjalankan tugas jurnalistik secara profesional. Ia meminta pemberitaan tetap berlandaskan kebenaran dan tidak digunakan untuk menyebarkan fitnah atau persoalan pribadi.

“Kami tidak membatasi tugas jurnalis selama informasi yang disampaikan mengandung kebenaran, bukan fitnah, dan bukan persoalan personal,” ujarnya.

Menurut Nopianto, DPRD Sumsel membutuhkan kritik, pengawasan, dan pengingat dari jurnalis dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Masukan tersebut dinilai penting untuk mendorong pimpinan dan anggota DPRD meningkatkan kinerja.

“DPRD Sumsel perlu dikritik, diawasi, dan diingatkan agar kinerja pimpinan serta anggota semakin baik dalam mewakili suara rakyat,” katanya.

Lomba gaple menjadi bagian dari rangkaian kegiatan FJP Sumsel dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat komunikasi antara komunitas pers dan berbagai unsur di lingkungan DPRD Sumsel.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....