Nostalgia Milenial: Jamrud hingga RAN Siap Guncang Palembang

  • 19 Agt 2026 17:35 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Festival musik konseptual Timeless Project Live akan diselenggarakan di Kota Palembang pada Sabtu, 29 Agustus 2026, di venue CGC One, Citra Grand City.
  • Acara ini merespons kebutuhan emosional generasi milenial yang berkembang di era musik 2000-an dengan menyajikan deretan lagu-lagu nostalgia sebagai mesin waktu dan ruang jeda dari beban pekerjaan.
  • Festival musik ini dirancang khusus untuk menghadirkan pengalaman hiburan yang menggabungkan nilai nostalgia dengan fungsi psikologis sebagai pelarian dari rutinitas kehidupan urban.

RRI.CO.ID, Palembang - Bagi generasi milenial yang tumbuh bersama riuk gelombang musik era 2000-an, deretan tembang masa lalu tak lagi sekadar hiburan pemuas telinga. Di tengah gumpalan beban pekerjaan, riuh kehidupan urban, hingga tanggung jawab domestik, lagu-lagu itu berubah fungsi menjadi mesin waktu sekaligus ruang jeda.

Merespons kebutuhan emosional generasi berusia produktif tersebut, festival musik konseptual bertajuk Timeless Project Live siap menyapa publik Kota Palembang. Panggung nostalgia ini dijadwalkan menguncang venue CGC One, Citra Grand City, Palembang, pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Tak tanggung-tanggung, promotor RESONINE memboyong lima nama besar lintas genre yang menjadi soundtrack hidup generasi milenial: band lokal Hutan Tropis, trio pop energik RAN, raja ska Tipe-X, legenda rock Jamrud, hingga solois bersuara emosional Sammy Simorangkir.

Promotor Timeless Project Live, Rijal Asikin, menegaskan, gelaran di Palembang dirancang bukan sekadar panggung sing-along biasa. Ajang ini hadir untuk memberikan ruang katarsis dan refleksi diri bagi audiens dewasa.

"Kami ingin menjadikan Timeless Project Live di Palembang menjadi pengalaman nostalgia yang terasa dekat dengan audiens kota ini. Selama ini banyak event mengajak orang bernostalgia, tapi kami melihat ada kebutuhan yang lebih besar: orang-orang yang kini memasuki usia produktif ingin merayakan perjalanan hidup mereka," ujar Rijal dalam keterangan tertulis, Rabu, 19 Agustus 2026.

Pemilihan Palembang sebagai destinasi setelah Medan pun bukan tanpa alasan. Karakter masyarakat urban Palembang yang dinamis dan lekat dengan budaya bersosialisasi dinilai selaras dengan napas festival.

Guna membedakannya dari pertunjukan musik arus utama, audiens akan dipandu melintasi empat fase perjalanan interaktif: remember, relive, celebrate, dan recharge.

Petualangan diawali pada fase remember melalui lorong instalasi visual serta photo spot bertema kultur pop era 2000-an. Berlanjut ke fase relive, pengunjung disuguhkan aktivitas interaktif seperti off-air radio experience yang dipandu penyiar lokal, pasar kuliner, hingga area komunitas.

Puncak emosi pecah pada fase celebrate saat para musisi menghentak panggung utama. Rangkaian ini ditutup dengan fase recharge, sebuah ruang relaksasi yang disiapkan agar penonton bisa pulang membawa perspektif baru dan semangat yang diperbarui.

"Setiap orang pasti memiliki lagu yang mengingatkan mereka pada satu fase kehidupan. Melalui musik dan pengalaman di dalam acara, kami ingin mengajak audiens menelusuri kembali perjalanan mereka, merayakan apa yang sudah dilalui, dan diharapkan dapat pulang dengan energi baru untuk melanjutkan perjalanan berikutnya," pungkas Rijal.

Usai menyapa penikmat musik di Bumi Sriwijaya, rangkaian perjalanan emosional Timeless Project Live dijadwalkan berlanjut ke Kota Bandung pada 19 September 2026 mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....