Spotify Hapus 75 Juta Lagu Spam Berbasis AI
- 22 Jul 2026 05:31 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Spotify terus memperketat pengawasan terhadap konten musik di platformnya seiring meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas katalog musik yang dinikmati pengguna.
Dalam kurun 12 bulan terakhir, Spotify menghapus sekitar 75 juta lagu yang dikategorikan sebagai spam. Sebagian besar konten tersebut merupakan musik berkualitas rendah yang diproduksi secara massal atau dikenal dengan istilah AI slop.
Global Head of Artist Marketing and Policy Spotify, Sam Duboff, dalam rilis Abc.net.au mengatakan kecerdasan buatan bukan menciptakan bentuk spam baru. Menurutnya, AI hanya membuat praktik spam yang sudah ada menjadi jauh lebih masif.
"AI hanya membawa praktik spam yang sudah ada ke level yang lebih tinggi," ujar Sam Duboff. Ia menegaskan fokus Spotify adalah memastikan platform tetap mendukung karya musik yang autentik.
Saat ini, Spotify menerima sekitar 100 ribu unggahan lagu setiap hari. Unggahan tersebut mencakup karya musisi asli, remix berbasis AI, hingga lagu dengan kloning suara dan teknologi deepfake.
Besarnya jumlah unggahan membuat Spotify terus menyempurnakan sistem deteksi terhadap konten yang melanggar aturan. Upaya itu juga dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan layanan demi mengejar jumlah pemutaran.
Spotify menegaskan teknologi AI tidak dilarang selama digunakan secara bertanggung jawab. Namun, platform tersebut akan terus menindak konten yang bersifat spam atau berupaya memanipulasi sistem.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Spotify menjaga ekosistem musik digital tetap sehat di tengah pesatnya perkembangan AI. Di sisi lain, perusahaan juga berupaya memastikan musisi dan pendengar memperoleh pengalaman yang lebih berkualitas
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....