UKM SIMPONY Dorong Kolaborasi Wujudkan Lingkungan Ramah Anak
- 11 Jul 2026 00:24 WIB
- Palembang
Poin Utama
- UKM SIMPONY mengajak seluruh elemen masyarakat berkolaborasi menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan ramah anak melalui Dialog Obrolan Komunitas RRI Pro 4 Palembang.
- Mahasiswa dinilai memiliki peran penting sebagai agen perubahan melalui edukasi, pendampingan, dan pengabdian kepada masyarakat dalam mendukung pemenuhan hak-hak anak.
- Sinergi antara mahasiswa, keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan perlindungan anak yang berkelanjutan dan lingkungan yang lebih ramah bagi anak Indonesia.
RRI.CO.ID, Palembang - Mahasiswa UKM SIMPONY mengajak seluruh elemen masyarakat membangun lingkungan yang aman, sehat, dan ramah anak. Ajakan itu disampaikan dalam Dialog Obrolan Komunitas RRI Pro 4 Palembang, Rabu, 9 Juli 2026.
Dialog bertema Merangkai Harmoni untuk Anak Indonesia menghadirkan Eflan Sholawan, Amanda Septiani Lestari, Kazia Dwi Friska Ramadhani, dan Muhammad Rifcky Alfarizi. Keempatnya menilai mahasiswa memiliki peran penting dalam memperkuat perlindungan anak melalui edukasi dan pengabdian masyarakat.
"Kehadiran kami di even tersebut tidak hanya sebatas menjalankan program akademik, tetapi juga menjadi mitra dalam membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak," ujar Eflan.
Amanda mengatakan lingkungan ramah anak harus memberikan perlindungan secara menyeluruh kepada setiap anak. Rasa aman, menurutnya, harus diwujudkan secara fisik maupun psikologis.
"Lingkungan ramah anak harus mampu memberikan rasa aman secara fisik maupun psikologis," tuturnya. Kazia menambahkan mahasiswa juga bertanggung jawab mengedukasi masyarakat mengenai perlindungan anak di era digital.
Muhammad Rifcky Alfarizi menilai perlindungan anak tidak dapat dibebankan kepada satu pihak. Kolaborasi pemerintah, keluarga, sekolah, organisasi masyarakat, dan mahasiswa harus terus diperkuat.
Melalui UKM SIMPONY, mahasiswa menjalankan berbagai program sosial, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada kepentingan anak. Kegiatan tersebut diharapkan memperluas kepedulian masyarakat terhadap pemenuhan hak anak.
Para narasumber berharap semakin banyak generasi muda terlibat dalam upaya perlindungan anak. Mereka meyakini kolaborasi seluruh elemen masyarakat dapat mempercepat terwujudnya Indonesia yang semakin ramah anak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....