Mirror Selfie Bunga Matahari Ramaikan Kawasan Kambang Iwak
- 30 Jun 2026 18:43 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Konsep foto di kaca bertema bunga matahari menjadi daya tarik baru di kawasan Kambang Iwak.
- Tarif mirror selfie sebesar Rp5.000 per sesi, dengan waktu berfoto dibatasi 3 menit jika terjadi antrean.
RRI.CO.ID, Palembang - Konsep mirror selfie bertema bunga matahari menjadi daya tarik baru bagi pengunjung Kambang Iwak, Palembang, Sabtu, 28 Juni 2026. Kehadiran spot foto tersebut menambah pilihan aktivitas rekreasi masyarakat di ruang publik.
Usaha kreatif itu diinisiasi pasangan Erni dan Valen dengan menghadirkan konsep tersebut untuk memberikan pengalaman berfoto yang berbeda bagi pengunjung. Ide usaha berawal dari tren konten kreatif yang berkembang di media sosial.
Erni mengatakan ia memutuskan menghadirkan konsep tersebut setelah melihat tingginya minat masyarakat. Pemilihan tema bunga matahari dipilih karena masih jarang ditemukan di kota Palembang dan terinspirasi dekorasi konsep pernikahan kreator konten Arrofi dan Sekar.
"Tema bunga matahari dipilih karena masih jarang ditemui di Palembang. Inspirasi dekorasinya kami ambil dari konsep pernikahan Arrofi dan Sekar," ujarnya.
Keunikan foto melalui cermin menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung. Hasil foto yang menarik membuat banyak orang membagikannya melalui media sosial pribadi.
Lokasi mirror selfie juga memanfaatkan tingginya aktivitas masyarakat di kawasan Kambang Iwak. Pengunjung yang berolahraga dapat sekaligus menikmati fasilitas hiburan dan swafoto tersebut.
Menurut Erni, respons masyarakat sejak pembukaan usaha cukup menggembirakan. Antusiasme pengunjung bahkan melampaui perkiraan awal yang telah dipersiapkan.
Perpaduan warna bunga matahari dan konsep visual yang sederhana dinilai mampu menarik perhatian masyarakat. Kondisi tersebut memberikan optimisme terhadap perkembangan usaha ke depan.
"Semoga semakin banyak anak muda berani memulai usaha tanpa rasa malu. Kami berharap usaha ini terus berkembang dan dikenal masyarakat," katanya.
Pengunjung dikenakan tarif Rp5 ribu untuk setiap sesi berfoto di lokasi tersebut. Mereka dapat berfoto sepuasnya selama belum ada antrean dari pengunjung lain.
Apabila jumlah pengunjung meningkat, waktu penggunaan akan dibatasi selama tiga menit setiap sesi. Kebijakan itu diterapkan agar seluruh pengunjung memperoleh kesempatan yang sama.
Erni mengaku tantangan terbesar dalam memulai usaha bukan terletak pada modal usaha. Keberanian untuk memulai dan mengatasi rasa malu justru menjadi hambatan utama yang harus dihadapi.
Salah seorang pengunjung, Suci, menilai tarif layanan tersebut masih terjangkau bagi masyarakat. Ia berharap pengelola menambah dekorasi dan menyediakan minuman untuk meningkatkan kenyamanan.
"Kalau bisa dekorasinya dibuat lebih menarik dan ditambah penjualan minuman. Inovasi seperti itu tentu membuat pengunjung semakin nyaman," tuturnya.
Laporan Ayu Siti Fatimah, mahasiswa magang Fakultas Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....