Arti Angka 67 yang Ramai di TikTok, Ternyata Bukan Sekadar Angka

  • 25 Jun 2026 08:50 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Belakangan ini, pengguna media sosial mungkin sering menemukan angka 67 memenuhi kolom komentar di TikTok, Instagram, hingga YouTube Shorts. Sekilas, angka tersebut tampak seperti bilangan biasa yang tidak memiliki makna khusus. Namun, bagi sebagian pengguna internet, terutama Generasi Alpha dan Gen Z muda, 67 justru telah berubah menjadi bahasa gaul baru yang digunakan dalam berbagai situasi. Fenomena ini bahkan membuat banyak orang dari generasi yang lebih tua kebingungan karena sulit memahami arti sebenarnya.

Mengutip dari unikma.ac.id, istilah 67 atau dibaca six-seven merupakan bentuk slang internet yang tidak memiliki arti baku atau definisi pasti. Angka tersebut lebih sering digunakan sebagai respons spontan yang bersifat absurd, bercanda, atau sekadar jawaban iseng dalam percakapan digital.

Dalam praktiknya, 67 bisa digunakan untuk menjawab hampir semua pertanyaan. Karena tidak memiliki makna yang jelas, istilah ini justru menjadi bagian dari humor internet yang dikenal sebagai inside joke. Banyak pengguna media sosial memakainya untuk menunjukkan kebingungan, keraguan, atau sekadar merespons sesuatu tanpa perlu memberikan jawaban serius.

Dijelaskan juga bahwa salah satu sumber utama popularitas istilah tersebut berasal dari lagu “Doot Doot (6 7)” milik rapper Skrilla yang dirilis pada akhir 2024. Dalam lagu tersebut, frasa “six-seven” diulang berkali-kali sehingga mudah diingat dan kemudian digunakan kembali oleh pengguna media sosial dalam berbagai konten.

Tren ini semakin meledak setelah muncul video viral seorang anak yang kemudian dikenal sebagai 6-7 Kid. Dalam video tersebut, sang anak meneriakkan six-seven sambil melakukan gerakan tangan naik turun secara bergantian. Gerakan sederhana itu kemudian ditiru oleh jutaan pengguna TikTok dan menjadi ciri khas dari meme 67.

Beberapa pengguna internet juga mengaitkan angka 67 dengan tinggi badan pemain basket populer seperti LaMelo Ball yang memiliki tinggi 6 kaki 7 inci. Meski demikian, sebagian besar pengamat budaya internet menilai kaitan tersebut hanya faktor pendukung dan bukan asal-usul utama tren tersebut.

Keviralan angka 67 bahkan menarik perhatian perusahaan teknologi. Menurut UNIKMA, Google sempat menghadirkan easter egg khusus ketika pengguna mengetik angka 67 di kolom pencarian. Layar akan bergerak mengikuti gerakan khas yang muncul dalam meme tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap tren viral itu.

Fenomena ini sering disebut sebagai bagian dari budaya brainrot, yaitu istilah yang digunakan untuk menggambarkan konten internet yang sengaja dibuat absurd, repetitif, dan tidak memiliki makna mendalam, tetapi tetap dianggap lucu dan menghibur oleh generasi muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....