Dinda Ghania Gandeng Musisi Internasional Rilis “Bad Connection”
- 23 Jun 2026 15:18 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Dinda Ghania merilis single terbaru “Bad Connection” yang resmi diluncurkan pada 22 Juni 2026 di seluruh platform musik digital, lengkap dengan video klip resminya.
- Dinda menggandeng Josh Cumbee sebagai produser dan Gaston Pong dalam penulisan lirik, menandai langkah besar dalam karier musiknya.
- Bad Connection bercerita tentang hubungan yang kehilangan rasa, sekaligus menjadi bekal Dinda menuju penampilan di Prambanan Jazz Festival 2026 dan Lalala Fest 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta - Penyanyi muda Dinda Ghania kembali menunjukkan konsistensinya di industri musik Tanah Air. Setelah merilis Relung Hati bersama Yovie Widianto pada Februari 2026, kini Dinda hadir dengan karya terbaru berjudul Bad Connection.
Single terbaru tersebut resmi dirilis pada 22 Juni 2026 di seluruh platform musik digital. Bersamaan dengan itu, video klip resmi Bad Connection juga tayang melalui kanal YouTube milik Dinda Ghania.
Dalam proyek ini, Dinda menggandeng dua musisi internasional, yakni Josh Cumbee dan Gaston Pong. Kolaborasi ini menjadi langkah besar dalam perjalanan musik Dinda sebagai solois muda.
Josh Cumbee diketahui menjadi produser sekaligus pencipta lagu Bad Connection. Nama Josh sendiri dikenal lewat karya-karyanya bersama musisi dunia seperti Madonna, Chris Brown, Olivia Rodrigo, hingga Sabrina Carpenter.
Sementara itu, penulisan lirik lagu ini dikerjakan bersama oleh Dinda dan Gaston Pong. Keduanya meramu kisah tentang hubungan yang perlahan kehilangan rasa, namun masih dipertahankan lewat fase penyangkalan.
“Pesan yang ingin aku sampaikan adalah pentingnya kejujuran dalam hubungan. Kalau memang ada masalah, lebih baik dibicarakan secara terbuka,” ujar Dinda dikutip dari rilis yang diterima RRI, Senin, 22 Juni 2026.
Secara musikal, Bad Connection hadir dengan balutan modern pop yang dipadukan sentuhan dance-pop dan teen pop. Lagu ini menghadirkan kontras antara lirik emosional dengan aransemen musik yang tetap ringan dan catchy.
Menariknya, Dinda kembali memilih lirik berbahasa Inggris dalam lagu ini. Menurutnya, penggunaan bahasa Inggris dipilih karena lebih mampu menggambarkan emosi dan cerita yang ingin disampaikan.
“Menurutku, bahasa adalah medium untuk bercerita, dan kadang ada emosi yang terasa lebih natural kalau ditulis dalam bahasa Inggris,” katanya.
Meski begitu, Dinda menegaskan dirinya tetap akan terus berkarya dalam Bahasa Indonesia maupun Inggris. Ia menyebut pemilihan bahasa sepenuhnya disesuaikan dengan karakter cerita dalam setiap lagu.
Selain perilisan single baru, Dinda juga bersiap tampil di dua festival musik bergengsi, yakni Prambanan Jazz Festival 2026 pada Juli mendatang dan Lalala Fest 2026 pada Agustus 2026.
Dalam dua panggung tersebut, Dinda akan tampil dengan format full band untuk memberikan pengalaman musikal yang lebih hidup. Ia berharap penonton tidak hanya menikmati lagu, tetapi juga merasakan emosi dari setiap cerita yang dibawakan.
“Di Prambanan Jazz dan Lalala Fest nanti, lagu-laguku akan terasa lebih hidup bersama band. Ada chemistry yang berbeda dan itu ingin aku bagikan ke penonton,” tutup Dinda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....