BINI hingga H.E.R. Isi Soundtrack Forgotten Island
- 22 Jun 2026 06:51 WIB
- Palembang
Poin Utama
- BINI akan membawakan lagu orisinal A Parallel World untuk soundtrack film animasi Forgotten Island.
- H.E.R. dan Liza Soberano mengisi lagu utama sekaligus menjadi pengisi suara karakter Jo dan Raissa.
- Sophia Laforteza dari KATSEYE menyanyikan versi baru lagu klasik Never Tear Us Apart milik INXS.
- Sutradara Joel Crawford dan Januel Mercado menyebut Forgotten Island dibuat sebagai perayaan budaya Filipina melalui cerita, visual, dan musik.
RRI.CO.ID, Palembang - Film animasi terbaru DreamWorks, Forgotten Island, menghadirkan deretan musisi Filipina untuk mengisi soundtrack film tersebut. Salah satunya adalah grup P-pop BINI yang akan membawakan lagu orisinal berjudul A Parallel World.
Dilansir dari laman MYX, Lagu tersebut dibuat untuk memperkuat kisah persahabatan dua karakter utama, Jo dan Raissa. Kehadiran BINI juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan nuansa Filipina yang autentik di sepanjang film.
Senior Vice President of Film Music Universal Pictures, Angela Leus, mengatakan bahwa mengajak BINI bergabung dalam proyek ini menjadi keputusan yang mudah. Usulan itu pun mendapat respons positif dari kedua sutradara, Joel Crawford dan Januel Mercado.
Selain BINI, soundtrack Forgotten Island juga akan diisi oleh penyanyi peraih Grammy award, H.E.R. bersama Liza Soberano lewat lagu utama berjudul Forgotten Island. Keduanya juga dipercaya mengisi suara karakter Jo dan Raissa.
Anggota KATSEYE, Sophia Laforteza turut bergabung dengan membawakan versi baru lagu klasik Never Tear Us Apart milik INXS. Lagu tersebut disebut memiliki peran penting dalam menggambarkan perkembangan hubungan kedua tokoh utama sepanjang film.
Sementara itu, dalam wawancaranya bersama Variety, sutradara Joel Crawford dan Januel Mercado mengungkapkan bahwa Forgotten Island dibuat sebagai bentuk perayaan terhadap budaya Filipina. Lewat film yang berlatar era 1990-an ini, penonton akan diajak menjelajahi dunia mitologi Filipina.
Selain itu, Januel Mercado mengungkapkan banyak bagian dalam film terinspirasi dari pengalaman pribadinya saat menghabiskan liburan musim panas di Filipina pada era 1990-an bersama keluarganya. “We were always coming from our experience and personal journeys with our families, and I hope people connect with that,” ujarnya.
Film akan menampilkan berbagai elemen khas Filipina seperti lechon, karaoke, jeepney, hingga pesta keluarga yang akrab dengan masyarakat setempat. Menurut Joel Crawford, unsur-unsur tersebut sengaja dihadirkan secara alami agar penonton dapat merasakan budaya Filipina tanpa terkesan dipaksakan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....