Unik, 10 Seniman Pantomim Meriahkan Resepsi Pernikahan di Palembang
- 20 Jun 2026 14:40 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Suasana berbeda tampak dalam resepsi pernikahan Bung Enho dan Elvira yang digelar di Tamken Cafe & Resto Palembang, Minggu, 7 Juni 2026. Sebanyak 10 mimer atau seniman pantomim yang tergabung dalam Palembang Mime Club turut memeriahkan acara dengan berbagai atraksi kreatif yang menghibur para tamu undangan.
Penampilan para seniman pantomim menjadi salah satu daya tarik utama dalam pesta pernikahan yang mengusung konsep taman tersebut. Dengan kostum khas dan gerakan imajinatif, mereka menyambut kedatangan tamu undangan hingga mengiringi momen kedatangan kedua mempelai.
Bung Enho selaku tuan rumah mengatakan, konsep menghadirkan banyak seniman pantomim dalam pesta pernikahan merupakan ide yang telah lama dipersiapkannya. Menurutnya, konsep tersebut menjadi sesuatu yang unik dan kemungkinan pertama kali digelar di Palembang dan di Indonesia.
"Ini memang sudah saya siapkan sejak lama. Saya ingin pernikahan ini berbeda dari biasanya. Mungkin ini menjadi yang pertama dan satu-satunya, pesta pernikahan yang diramaikan oleh penampilan pantomim dalam jumlah banyak," ujarnya dalam keterangan, Kamis, 18 Juni 2026
Selain pertunjukan pantomim, resepsi tersebut juga menghadirkan berbagai komunitas kreatif dan hobi. Mulai dari komunitas pencinta hewan Wong Waras, komunitas seni rupa yang menggelar kegiatan melukis secara langsung, hingga hiburan musik yang mengisi suasana sepanjang acara.
Bung Enho menjelaskan, dirinya sengaja menghadirkan berbagai komunitas untuk memberikan pengalaman baru bagi para tamu undangan sekaligus memperkenalkan karya dan aktivitas para pelaku kreatif di Kota Palembang.
Sementara itu, Elvira mengaku mendukung penuh ide dan gagasan yang diusung suaminya. Menurutnya, konsep resepsi tersebut menghadirkan suasana yang lebih hangat, kreatif, dan tidak monoton seperti pesta pernikahan pada umumnya.
"Alhamdulillah banyak tamu yang mengatakan senang dan menikmati konsep acara ini. Mereka merasa mendapatkan pengalaman yang berbeda karena bisa melihat langsung penampilan para seniman dan komunitas kreatif Palembang," katanya.
Salah seorang seniman pantomim, Sukma, mengaku senang dapat terlibat dalam acara tersebut. Ia mengatakan ini merupakan pengalaman pertamanya tampil dalam sebuah resepsi pernikahan.
"Awalnya kami bingung ketika diajak mengisi acara pernikahan Bung Enho dan Mbak Elvira. Namun setelah pelaksanaannya, kami merasa sangat menikmati karena bisa berinteraksi langsung dengan tamu undangan. Kami juga menyambut kedatangan mempelai dan tamu layaknya penyambutan agung, tetapi dengan gaya khas pantomim yang penuh imajinasi," tuturnya.
Bung Enho menambahkan seluruh pengisi acara merupakan sahabat dan rekan komunitas yang diundang secara profesional. Ia menegaskan bahwa setiap penampil mendapatkan apresiasi berupa honorarium yang sesuai dengan karya dan kontribusi yang mereka berikan.
Menurutnya, masyarakat maupun pemerintah perlu memberikan ruang dan penghargaan yang layak kepada para pelaku seni dan komunitas kreatif agar mereka dapat terus berkarya sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi.
"Seharusnya kita memperhatikan para pegiat komunitas dan seniman dalam setiap kegiatan. Mengajak mereka tampil harus dibarengi dengan penghargaan yang layak, karena karya mereka lahir dari proses panjang dalam berkesenian," katanya.
Tak hanya menyajikan hiburan, komunitas pencinta hewan yang hadir juga membuka stan edukasi mengenai cara mengenal dan merawat hewan peliharaan. Para tamu dan keluarga dapat berinteraksi langsung serta memperoleh berbagai informasi mengenai hewan yang dipamerkan.
Rangkaian acara ditutup dengan penampilan musik dari Band 62 Project yang mengajak seluruh tamu bernyanyi dan bergoyang bersama melalui berbagai lagu yang dibawakan, menambah kemeriahan pesta pernikahan yang sarat nuansa kreativitas dan kolaborasi komunitas tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....