Brigita Asah Bakat dari Gereja hingga Panggung Lomba
- 09 Jun 2026 09:00 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Brigita Jessica, penyanyi asal Baturaja Juara Bintang Radio tingkat Sumatera Selatan tahun 2023 dan 2024 memiliki bakat bernyanyi sejak kecil
- Berawal dari nyanyi di gereja, Brigita mengukir prestasi keroncong di usia muda
- Brigita yang memiliki ketertarikan terhadap dunia tari dan seni pertunjukan mengajak generasi muda untuk mengasah potensi diri
RRI.CO.ID, Palembang - Dunia seni sering kali menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan hidup seseorang. Bagi Brigita Jessica, Juara Bintang Radio tingkat Sumatera Selatan tahun 2023 dan 2024, kecintaan terhadap musik tumbuh sejak usia yang sangat belia.
Perjalanan tersebut tidak hadir secara instan maupun direncanakan sejak awal. Berbagai pengalaman kecil justru membentuk langkahnya hingga dikenal sebagai seorang penyanyi.
Dalam program Sore Ceria Pro 2 RRI Palembang edisi Zona Musisi, Jumat, 29 Mei 2026, gadis asal Baturaja ini membagikan kisah masa kecilnya. Ia menceritakan bagaimana bakat bernyanyi mulai terlihat sejak usia empat tahun.
Saat itu, Brigita mengikuti sebuah kegiatan di gereja bersama anak-anak lainnya. Setiap peserta diminta maju satu per satu untuk bernyanyi di depan jemaat.
Tanpa diduga, penampilannya mendapat respons yang cukup baik dari lingkungan sekitar. Pengalaman tersebut membuatnya menyadari kemampuan yang dimilikinya sejak kecil.
"Wah ternyata aku bisa nyanyi," ujarnya sambil tertawa mengenang momen tersebut. Pengalaman itu menjadi salah satu kenangan yang masih diingat hingga sekarang.
Ketika duduk di bangku kelas tiga sekolah dasar, Brigita mendapat tawaran mengikuti lomba keroncong tingkat provinsi. Meski belum mengenal genre tersebut, ia memberanikan diri menerima tantangan itu.
"Waktu itu ditawarin dulu, ada lomba keroncong, mau ikut gak? Terus dikasih partiturnya. Jadi aku kemudian mempelajari materi lagu selama kurang lebih dua minggu.," kisahnya.
Usahanya membuahkan hasil setelah berhasil meraih juara ketiga dalam perlombaan tersebut. Namun, momen yang paling diingat justru terjadi setelah kompetisi berakhir.
"Pas turun panggung ngangkat kebaya sambil lari dan nangis-nangis. Perasaan haru bercampur bahagia itu jadi pengalaman aku yang gak bakal terlupakan," kenangnya.
Brigita mengungkapkan kemampuan bernyanyinya berkembang secara otodidak pada tahap awal. Setelah itu, ia mulai mengikuti les vokal dengan bantuan pelatih pribadi di rumah.
Bakat seni yang dimiliki Brigita ternyata berasal dari lingkungan keluarga. Kedua orang tuanya berprofesi sebagai penyanyi dan menurunkan kemampuan serupa kepada anak-anaknya.
Tak hanya bernyanyi, Brigita juga memiliki ketertarikan terhadap dunia tari dan seni pertunjukan. Saat kuliah, ia bahkan sempat mengikuti casting seni drama di Jakarta.
Sayangnya, kesempatan tersebut tidak berlanjut karena berbenturan dengan jadwal ujian kampus. Meski demikian, pengalaman itu menambah wawasan dan kepercayaan dirinya di dunia seni.
Brigita pun mengajak anak-anak muda untuk berani mengenali potensi diri sejak dini. Menurutnya, bakat yang dimiliki tidak akan berkembang tanpa kemauan untuk belajar dan berlatih.
"Jangan takut mencoba hal baru dan jangan cepat menyerah. Kalau merasa punya bakat, terus diasah karena setiap orang punya kesempatan untuk berkembang," pesannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....