Dialog Sastra Warnai Peringatan Hari Perawat 2026
- 14 Mei 2026 09:51 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Praktisi RSMH Deny Gunawan menegaskan profesi perawat harus dijalani dengan keikhlasan dan kasih
- Hari Perawat Internasional diperingati melalui dialog sastra dan pembacaan puisi bertema kemanusiaan
- Perawat dinilai memiliki peran besar menghadirkan empati dan pelayanan bagi pasien
RRI.CO.ID, Palembang - Profesi perawat dinilai bukan sekadar pekerjaan, tetapi panggilan jiwa yang membutuhkan keikhlasan dan kesabaran dalam merawat pasien. Nilai kemanusiaan dan kepedulian disebut menjadi kekuatan utama dalam menjalankan profesi tersebut.
Hal itu disampaikan praktisi RSMH sekaligus dosen dan surveior rumah sakit, Deny Gunawan, saat menjadi narasumber Obrolan Komunitas di Studio Pro 1 RRI Palembang, Senin, 11 Mei 2026. Dialog tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Perawat Internasional yang jatuh setiap 12 Mei.
Deny menjelaskan tema “Merawat dengan Hati, Menjaga dengan Kasih” dipilih sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para perawat. Tema tersebut juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat melalui karya sastra berupa puisi.
Menurutnya, profesi perawat menuntut ketegaran hati saat menghadapi berbagai kondisi pasien dan keluarga. Tidak jarang, perawat harus tetap tenang ketika menghadapi tangisan maupun kepanikan keluarga pasien di ruang perawatan.
“Melalui tulisan berupa puisi, kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa pekerjaan perawat penuh perhatian kepada pasien, bahkan terkadang melebihi dirinya sendiri,” ujarnya. Ia mengatakan puisi menjadi media menyampaikan nilai kemanusiaan dalam dunia kesehatan.
Dalam dialog tersebut, Deny membacakan puisi berjudul “Perawatku” yang menggambarkan sosok perawat sebagai pahlawan penuh ketulusan. Puisi itu juga menjadi bentuk kebanggaan terhadap profesi perawat meski dihadapkan pada berbagai tantangan pekerjaan.
Puisi lainnya berjudul “Kebahagiaan Perawat” menceritakan pengorbanan tenaga kesehatan dalam merawat pasien tanpa mengenal waktu. Menurut Deny, kebahagiaan terbesar seorang perawat ialah melihat pasien kembali sehat dan tersenyum.
Selain dialog sastra, peringatan Hari Perawat Internasional 2026 juga diisi berbagai kegiatan sosial di lingkungan rumah sakit. Kegiatan tersebut di antaranya pembagian cinderamata dan ucapan semangat kepada pasien sebagai bentuk kepedulian.
Deny juga mengenang masa pandemi Covid-19 sebagai pengalaman paling berkesan selama menjalani profesi perawat. Saat itu, tenaga kesehatan tetap dituntut profesional meski bekerja dalam situasi sulit dan penuh risiko.
“Untuk seluruh perawat, bekerjalah tetap ikhlas, sabar, profesional, dan terus menebarkan kebaikan kepada sesama,” tuturnya. Ia berharap profesi perawat semakin dihargai masyarakat karena memiliki peran besar dalam pelayanan kesehatan.
Melalui momentum Hari Perawat Internasional, masyarakat juga diajak lebih memahami perjuangan tenaga kesehatan di balik layanan rumah sakit. Perawat dinilai menjadi garda terdepan yang menghadirkan empati, perhatian, dan harapan bagi pasien.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....