Met Gala 2026 Tampilkan Busana Terinspirasi Lukisan Ikonik
- 06 Mei 2026 11:30 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Met Gala 2026 menampilkan banyak selebritas yang mengangkat inspirasi dari lukisan ikonik dunia ke dalam busana mereka.
- Emma Chamberlain, Hunter Schafer, dan Gracie Abrams menghadirkan tampilan yang terinspirasi dari karya pelukis seperti Vincent van Gogh dan Gustav Klimt.
- Pada penampilan di Met Gala 2026, Rosé bekerja sama dengan stylist Law Roach.
RRI.CO.ID, Palembang - Met Gala 2026 kembali digelar di Metropolitan Museum of Art, New York, pada Selasa, 5 Mei 2026. Acara tahunan yang identik dengan eksplorasi tema ini menjadi panggung utama bagi para tamu untuk menafsirkan hubungan antara busana dan ekspresi artistik.
Tahun ini, Met Gala mengangkat tema Fashion Is Art yang menegaskan bahwa pakaian bukan sekadar gaya, melainkan karya seni yang hidup di tubuh manusia. Sejumlah artis pun tampil dengan referensi dari lukisan ikonik, yang diterjemahkan ke dalam desain busana di karpet merah.

Dilansir dari laman Vogue, Emma Chamberlain tampil mengenakan gaun custom rancangan Mugler yang mengangkat pendekatan artistik berbasis lukisan. Referensi visualnya diambil dari karya Vincent van Gogh dan Edvard Munch yang dikenal dengan ekspresi emosional dan permainan warna yang kuat.
Selain itu, gaun tersebut dibuat layaknya karya seni melalui teknik hand-painted oleh seniman Anna Deller-Yee. Proses pengerjaannya memakan waktu sekitar 40 jam dengan puluhan warna dasar, sehingga menghasilkan efek seperti lukisan hidup dengan nuansa watercolor yang lembut namun tetap dramatis.

Dilansir dari W Magazine, Hunter Schafer mengenakan busana dari Prada yang terinspirasi dari lukisan Mäda Primavesi karya Gustav Klimt. Siluet gaunnya dibuat menyerupai sosok dalam lukisan, termasuk detail bunga di bagian dada.
Pada versi yang dikenakan Hunter Schafer, gaun tersebut dihadirkan dengan sentuhan lebih modern melalui tambahan efek robekan pada kain. Detail ini memberi kesan seperti busana lama yang “dihidupkan kembali”, sehingga tetap terasa artistik sekaligus relevan dengan gaya masa kini.

Masih berkaitan dengan karya Gustav Klimt, dilansir dari Harper’s Bazaar, Gracie Abrams juga mengangkat referensi dari pelukis yang sama. Ia tampil dengan gaun dari Chanel yang terinspirasi dari lukisan The Kiss yang dikenal dengan dominasi warna emas dan pola khasnya.
Unsur tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam gaun berwarna emas dengan motif menyerupai mosaik seperti pada lukisan aslinya. Dipadukan dengan perhiasan emas, tampilannya terlihat glamor sekaligus memperkuat nuansa seni yang diangkat.

Dilansir dari laman Vogue, Rosé mengenakan gaun hitam dari Saint Laurent yang terinspirasi dari karya The Birds karya Georges Braque. Inspirasi ini terlihat dari detail ornamen burung pada tampilannya.
Di Met Gala tahun ini, Rosé bekerja sama dengan stylist Law Roach dan memilih gaun strapless hitam yang juga merujuk pada koleksi Saint Laurent spring 1998 dan spring 2002 couture. Perpaduan referensi seni dan arsip fashion ini membuat tampilannya terlihat klasik, elegan, dan tetap kuat secara artistik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....