Miss OPI Mall 2026 Dibuka, Finalis Bagikan Pengalaman

  • 24 Apr 2026 06:04 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Pendaftaran The Next Miss OPI Mall 2026 resmi dibuka untuk umum dengan tahapan seleksi pada 6 hingga 10 Mei 2026. Antusiasme terhadap ajang ini kembali muncul seiring kisah para pemenang tahun sebelumnya yang mulai banyak diperbincangkan.

Tiga pemenang Miss OPI Mall 2025 hadir dalam Program Sore Ceria di RRI PRO 2 Palembang pada Rabu, 22 April 2026. Mereka membagikan pengalaman selama kompetisi sekaligus memberi gambaran kepada calon peserta tentang proses yang akan dijalani.

Nabila Putri, Meidianti Putri, dan Siti Alifah menceritakan perjalanan selama mengikuti kompetisi. Ketiganya mengaku memperoleh banyak pengalaman yang berdampak pada pengembangan diri.

Kemampuan berbicara di depan umum menjadi salah satu manfaat yang paling dirasakan. Ajang tersebut juga membantu peserta membangun rasa percaya diri.

“Ajang ini bukan hanya soal penampilan, tapi bagaimana kita berkembang dan berani tampil,” ujar Nabila Putri.

Pengalaman selama kompetisi membuka peluang untuk terlibat dalam berbagai kegiatan promosi. Para finalis mendapat kesempatan mengikuti sejumlah acara yang digelar OPI Mall.

Pendaftaran Miss OPI Mall 2026 terbuka bagi peserta asal Sumatera Selatan berusia 15 hingga 25 tahun. Rentang usia tersebut disesuaikan dengan konsep kompetisi yang menyasar generasi muda.

Siti Alifah menilai ajang tersebut tidak membatasi peserta berdasarkan standar fisik tertentu. “Tidak ada patokan fisik yang kaku, yang penting kemauan untuk belajar,” ujarnya.

Selama masa karantina, peserta akan menjalani pembekalan intensif. Materi yang diberikan mencakup catwalk, public speaking, hingga pengembangan bakat.

“Kami belajar banyak hal, mulai dari catwalk, public speaking, hingga menunjukkan bakat terbaik,” tuturnya.

Selain meraih gelar, pemenang juga berpeluang menjadi brand ambassador. Fasilitas eksklusif dan honorarium turut menjadi bagian dari keuntungan yang ditawarkan.

Para pemenang mengajak calon peserta memanfaatkan kompetisi sebagai ruang belajar. “Jangan jadikan kompetisi ini sebagai beban, tapi sebagai kesempatan,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....