U2 Rilis EP Easter Lily pada Jumat Agung
- 04 Apr 2026 07:04 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Grup musik rock legendaris asal Irlandia, U2, secara resmi meluncurkan karya terbaru mereka berjudul EP "Easter Lily" ke pasar musik dunia pada Jumat, 3 April 2026. Melansir dari laman Billboard, melalui label Island Records, EP "Easter Lily" berisi enam rekaman orisinal yang sengaja dirilis bertepatan dengan peringatan Jumat Agung sebagai kelanjutan dari rilisan sebelumnya.
Peluncuran EP ini merupakan kelanjutan dari EP "Days of Ash" yang sudah lebih dulu mengudara pada momen Rabu Abu bulan Februari kemarin. Rilisan EP terbaru U2 menjadi obat rindu bagi para penggemar setianya sembari menunggu para personel menyelesaikan proses rekaman album studio yang masih berjalan.
Jika pada karya sebelumnya U2 lebih banyak merespons kekacauan situasi dunia luar, maka EP "Easter Lily" hadir dengan nuansa yang terasa jauh lebih kontemplatif dan reflektif. Pihak label menjelaskan bahwa koleksi lagu ini muncul dari ruang yang sangat pribadi sehingga bisa menjadi semacam tempat perlindungan bagi siapa pun yang mendengarnya.
| Baca juga: Alika Shafira Rilis EP Tentang Diriku |
Rangkaian lirik di dalamnya mengeksplorasi tema-tema mendalam mengenai arti persahabatan, rasa kehilangan, hingga optimisme terhadap sebuah pembaruan hidup di masa sulit. U2 sengaja menggali sumber inspirasi dari pengalaman batin mereka untuk menciptakan lagu-lagu yang mampu menghadapi dinamika zaman yang kian tidak menentu.
Musisi kawakan Brian Eno berkontribusi memberikan sentuhan magisnya pada lagu penutup berjudul "COEXIST" yang menyuguhkan nuansa yang sangat emosional. U2 menggambarkan lagu tersebut sebagai sebuah ode atau lagu pengantar tidur yang didedikasikan khusus bagi para orang tua yang anak-anaknya terjebak dalam konflik peperangan.
Di sela perilisan ini, Bono mengungkapkan bahwa mereka sedang sibuk merampungkan album studio yang akan terdengar sangat berisik sekaligus berwarna. Proyek tersebut dikonsep sedemikian rupa agar memiliki energi ledak yang kuat saat nantinya dibawakan secara langsung di atas panggung di hadapan ribuan penonton.
Vokalis yang memiliki kharisma tersebut mengakui bahwa pemilihan judul karya ini merupakan bentuk penghormatan tulus kepada Patti Smith yang merilis album "Easter" pada tahun 1978 silam. Baginya, tradisi kebangkitan dan janji akan kelahiran kembali merupakan pesan inti yang ingin disampaikan melalui setiap nada dan kata dalam EP terbaru ini.
Selain dalam format audio, U2 juga memanjakan para pendengar dengan menerbitkan edisi digital khusus dari majalah legendaris mereka yang bernama "Propaganda". E-zine tersebut memuat berbagai konten eksklusif mulai dari lirik lagu, dokumentasi foto saat berada di studio, hingga percakapan mendalam antara Bono dengan biarawan Richard Rohr.
Sejak memulai karier mereka di Dublin, U2 berhasil mempertahankan gelar sebagai salah satu grup musik terbesar di dunia dengan catatan prestasi yang sangat mengagumkan. Keberhasilan mereka menembus berbagai zaman membuktikan bahwa pesan politik dan kejujuran dalam bermusik tetap relevan bagi pendengar lintas generasi hingga saat ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....