Randi Putra Ramadhan: Dari Teater ke Musik Daerah

  • 23 Feb 2026 07:22 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Palembang memiliki sosok kreatif yang konsisten mengangkat warna lokal dalam balutan musik modern. Dialah Randi Putra Ramadhan, musisi sekaligus CEO Kilau Music Entertainment, yang dikenal sebagai penyanyi lagu daerah yang kerap tampil secara solo, berkolaborasi dengan penyanyi lain, maupun bersama band-nya yang bernama Penampilan Terakhir.

Dalam program Musicpreneur Pro 2 RRI Palembang, Jumat, 20 Februari 2026, Randi berbagi kisah perjalanannya menapaki dunia musik yang ternyata tidak ia rencanakan sejak awal.

“Awalnya bukan berniat jadi musisi, tapi background saya besar dari keluarga pemain teater. Orang tua saya pemain Dul Muluk, saya juga ingin bermain teater. Tapi saat kuliah, jurusannya tidak ada teater, yang ada musik, jadi saya pilih musik saja,” ungkap Randi.

Darah seni memang sudah mengalir kuat dalam dirinya. Terlahir dari keluarga yang lekat dengan seni pertunjukan tradisional Dul Muluk, Randi kecil tumbuh dengan semangat panggung.

Namun takdir membawanya ke jalur berbeda. Pilihan yang semula terkesan alternatif itu justru menjadi jalan utama yang membentuk identitasnya hari ini.

Meski musik bukan pilihan pertamanya, Randi mengaku menemukan kenyamanan dan kecintaan dalam proses pembelajaran yang intensif. Ketekunannya mengantarkan ia menjadi guru musik di SMA Negeri Sumatera Selatan.

“Setelah menekuni dunia musik, saya akhirnya menjajal kemampuan saya. Jadi guru musik, kemudian jadi pemain musik, nyanyi juga, dan sekarang fokus juga menciptakan lagu sendiri, tapi tetap mengangkat unsur kedaerahan,” sambungnya.

Tak berhenti sebagai pendidik dan performer, Randi kini aktif menciptakan karya. Beberapa lagu ciptaannya bahkan sudah rampung, meski belum dirilis ke publik.

“Ada lagu ciptaan sendiri, tapi belum dirilis. Ada yang sedang digarap, insya Allah setelah Lebaran ini akan dirilis. Tunggu saja ya,” ujarnya sambil memperlihatkan kepiawaiannya bernyanyi dan bermain gitar membawakan lagu tersebut secara langsung.

Randi juga menilai tren musik Indonesia saat ini semakin terbuka pada eksplorasi unsur tradisional. Ia mencontohkan sejumlah musisi yang berhasil memadukan nuansa daerah dengan genre modern.

“Ada beberapa ya, misal Yura Yunita dan Payung Teduh. Di beberapa lagunya terdengar ada sentuhan alat musik daerah ataupun dibawakan dengan nuansa kedaerahan,” katanya.

Kecintaan Randi terhadap Palembang tak hanya sebatas kata. Ia konsisten membawakan lagu-lagu bernuansa daerah, bahkan hingga ke luar Sumatera Selatan.

Dedikasi tersebut membuahkan hasil manis ketika ia mendapat kesempatan tampil di Bali dan beberapa daerah lainnya untuk memperkenalkan musik daerah.

“Alhamdulillah, dari konsistensi membawakan lagu kedaerahan, saya berkesempatan diajak oleh pemerintah daerah kita ke Bali dan beberapa daerah lainnya di Indonesia untuk membawakan dan memperkenalkan lagu-lagu bernuansa kedaerahan,” tuturnya.

Pengalaman tampil di tingkat provinsi menjadi pencapaian penting dalam perjalanan kariernya. Bagi Randi, musik bukan sekadar profesi, melainkan medium untuk menjaga identitas budaya tetap hidup di tengah arus modernisasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....