Lagu Ciptaan Suparman Angkat Tradisi Beterang
- 24 Jan 2026 17:27 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, OKI - Pencipta lagu daerah Pedamaran, Suparman Guluk, mengungkapkan karya lagu yang dicipta beberapa tahun yang lalu terinspirasi dari tradisi budaya Beterang (Kawin Gantung) yang berkembang di masyarakat Pedamaran. Tradisi tersebut merupakan tahapan adat yang lebih tinggi dari tunangan dan menandai proses lamaran resmi.
“Tradisi Beterang dahulu kerap terjadi dalam kehidupan sosial masyarakat, terutama sebagai ikatan sebelum pernikahan. Namun, seiring perkembangan zaman dan aturan adat serta pemerintahan, tradisi itu kini semakin jarang dijumpai,” ujar Suparman saat dijumpai tim Pro 4 RRI Palembang, Rabu, 21 Januari 2026.
Menurut Suparman, pelaksanaan Beterang tidak lagi dilakukan secara sembarangan karena melibatkan kesepakatan kedua pihak keluarga dan disaksikan pemerintah. Proses tersebut bahkan kini harus melalui tahapan administrasi dan lembaga adat yang berwenang.
Dahulu, banyak yang salah mengartikan tradisi ini. Tradisi tersebut sejatinya bertujuan mendorong keseriusan pasangan menuju pernikahan resmi. Namun, dalam pelaksanaannya, sebagian pasangan yang telah melalui tradisi Beterang merasa seolah sudah menikah.
| Baca juga: Zayn Malik Umumkan Album Kelima "Konnakol" |
“Akibatnya, mereka kerap bersikap layaknya suami istri, padahal pernikahan tersebut belum diresmikan secara agama maupun pemerintahan. Sekarang Beterang tidak lagi dilakukan secara sembarangan karena melibatkan kesepakatan kedua pihak keluarga dan pemerintah,” ujarnya.
Ia menambahkan, lagu yang diciptakannya bertujuan meluruskan pemahaman masyarakat agar tradisi tidak disalahgunakan. Nilai utama Beterang, kata dia, sejatinya mengandung kebaikan, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap adat budaya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....