Palembang Catat Rekor Peserta Terbanyak Indonesia Menari 2025

  • 14 Okt 2025 12:38 WIB
  •  Palembang

KBRN, Palembang: Antusiasme ribuan pecinta tari akhirnya terwujud dalam gelaran Indonesia Menari 2025 yang resmi digelar serentak, Minggu (12/ 1025) di 11 kota di seluruh Indonesia. Palembang mencatat rekor terbanyakdengan 1200 peserta dalam ajang Indonesia Menari yang diinisiasi Indonesia Kaya.

Para peserta Indonesia Menari 2025 datang dari beragam latar belakang, mulai dari generasi milenial, sanggar tari, komunitas pecinta tari, hingga perwakilan sekolah dan universitas di seluruh Indonesia. Mereka bersama-sama menampilkan kemampuan menari terbaik mereka dalam upaya memperebutkan total hadiah puluhan juta rupiah persembahan Indonesia Kaya.

Billy Gamaliel, Program Manager Indonesia Kaya mengatakan Secara keseluruhan, total pendaftar mencapai 35.000 orang yang didominasi rentang usia 25 - 35 tahun sebanyak 42%. Secara umum, tidak ada perbedaan yang signifikan dalam komposisi demografi pendaftar dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Perbedaan yang paling menonjol adalah pada jumlah total pendaftar dan rentang usia yang semakin melebar, yakni dari 5 hingga 70 tahun. Peningkatan jumlah pendaftar ini dipengaruhi oleh pertambahan jumlah kota penyelenggara dari tahun ke tahun dan karena sudah banyak yang menantikan kembalinya diadakan kegiatan Indonesia Menari ini,” ujarnya.

Sementara itu, koreografer sekaligus Ketua Umum Atraksi Indonesia yang menjadi juri untuk kota Palembang, Reza Muhamad mengatakan, sebanyak 10 tim terbaik akan dipilih di Kota Palembang. Namun hanya tiga terbaik yang akan mendapatkan uang pembinaan.

“Antusiasme di Palembang luar biasa. Energinya terasa sejak pagi, dari sesi latihan hingga tarian serentak dimulai, namun dari banyaknya tim, juri akan menentukan 10 tim dibabak final untuk mendapatkan tiga terbaik,” ujar Reza Muhammad.

Indonesia Menari tahun ini hadir dengan koreografi karya Bathara Saverigadi Dewandoro, yang menggabungkan gerak tangan khas berbagai daerah di Nusantara. Tarian itu diiringi medley delapan lagu daerah yang di aransemen ulang secara modern oleh Alffy Rev, menciptakan nuansa etnik yang segar dan penuh semangat muda.

Para penari tampil dengan kostum etnik modern penuh warna, membawa energi yang menghidupkan suasana mall menjadi ruang budaya terbuka.

Usai dua putaran penampilan serentak, tim juri menetapkan Sanggar Kipas Emas sebagai Juara 1 dengan hadiah uang pembinaan Rp25 juta, disusul oleh Group Slamdown di posisi kedua, dan Mahligai Entertainment Dancer di peringkat ketiga.

“Kami bangga bisa membawa nama Palembang di ajang nasional ini. Tarian ini bukan cuma soal gerak, tapi cara kami menjaga jati diri budaya sendiri,” ungkap Dewi, penari dari Sanggar Kipas Emas, dengan mata berbinar.

Palembang menjadi salah satu kota yang konsisten berpartisipasi sejak awal penyelenggaraan Indonesia Menari pada 2012. Tahun ini, momentum tersebut terasa lebih spesial karena menjadi bagian dari perayaan 12 tahun Galeri Indonesia Kaya

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....