Makna dan Lirik Lagu Niscaya Penyanyi Bilal Indrajaya
- 14 Des 2024 13:34 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Lagu "Niscaya" oleh Bilal Indrajaya mengungkapkan harapan dan keyakinan dalam menghadapi kehidupan. Liriknya menyampaikan pesan mendalam tentang kekuatan iman dan kepercayaan bahwa setiap usaha akan membuahkan hasil. Lagu ini mengajak pendengar untuk menjalani hidup dengan optimisme, meski di tengah situasi sulit.
Pesan dalam lirik "Niscaya":
1. Keyakinan.
Lagu ini menggambarkan bahwa semua yang diusahakan pasti ada hasilnya. Dengan sungguh-sungguh dan penuh harapan, kita dapat meraih impian.
2. Keluarga dan Cinta.
Dalam konteks kehidupan, lirik ini menyoroti keluarga sebagai sumber kekuatan dan motivasi. Setiap langkah diambil demi kebahagiaan mereka.
3. Ketekunan.
Lagu ini menekankan pentingnya kerja keras dan ketekunan. Dengan keyakinan, segala sesuatu akan terwujud jika kita berusaha dan berserah.
Secara keseluruhan, "Niscaya" bukan sekadar lagu, tetapi juga pengingat untuk terus bersemangat. Percayalah, masa depan yang baik menanti bagi mereka yang bekerja keras.
Lirik lagu "Niscaya:
Semua takkan musnah
Terlanjur abadi
Semua yang t'lah lalu
Takkan menggontai pilu
Semua tak terlupa
Telah terukir nyata
Takkan pernah tergumam
'Tuk menepis bayangmu
Tak berdaya bila harus meninggalkanmu selalu
Selalu, selagi merindu
Tak senada, nirmalamu seraya binar murungmu
Selalu, selagi merindu
Selalu
Merindu
Semua takkan musnah
Terlanjur abadi
Takkan pernah tergumam
'Tuk menepis bayangmu
Tak berdaya bila harus meninggalkanmu selalu
Selalu, selagi merindu
Tak senada, nirmalamu seraya binar murungmu
Selalu, selagi merindu
Selalu merindu
Selalu, bila harus jujur
Selalu merindu
Selalu, bila harus jujur, oh
Oh, sadarkah diriku tak mudah
Memaksa hati untuk mencinta?
Tak berdaya bila harus meninggalkanmu selalu
Selalu, selagi merindu
Tak berdaya, oh, bila harus meninggalkanmu selalu
Selalu, selagi merindu
Tak senada, nirmalamu seraya binar murungmu
Selalu, selagi merindu
Meski di hatiku, kau yang pertama, oh-ya-oh-ya
(Meski di hati) meski kau ada di hati (kau yang pertama, ya)
Oh, maafkan bila kamu terluka (bila kau terluka)
(Meski di hati, kau yang pertama, ya)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....