Emak Eli Kembangkan Usaha Pawon lewat Digital

  • 05 Okt 2026 21:55 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Pawon Emak Eli yang dirintis sejak 2019 terus mengembangkan usahanya dengan memanfaatkan pemasaran digital dan media sosial untuk menjangkau konsumen lebih luas.
  • Usaha ini awalnya bernama Keripik Ubi Eli dan hanya memproduksi keripik, namun seiring dengan meningkatnya permintaan konsumen, kini berkembang menjadi usaha yang menghadirkan berbagai produk.
  • Produk Pawon Emak Eli saat ini mencakup gado-gado, keripik, dan kerajinan tangan yang dipasarkan melalui strategi pemasaran digital.

RRI.CO.ID, Palembang - Pawon Emak Eli terus mengembangkan usaha dengan memanfaatkan pemasaran digital untuk menjangkau konsumen lebih luas. Usaha yang dirintis sejak 2019 tersebut kini mulai memanfaatkan media sosial sebagai bagian dari strategi pemasaran.

Pemilik Pawon Emak Eli, Eliyawati mengatakan, usahanya awalnya bernama Keripik Ubi Eli dan hanya memproduksi keripik. Seiring permintaan konsumen, usahanya berkembang hingga menghadirkan gado-gado, keripik, dan kerajinan tangan.

“Kalau kita tidak mengandalkan digital, kita pasti ketinggalan,” ujar Eliyawati dalam dialog Ekonomi Digital di Pro 1 RRI Palembang, Jumat 2 Oktober 2026. Menurutnya, digitalisasi membuat produk Pawon Emak Eli lebih dikenal masyarakat dibandingkan sebelumnya.

Saat ini, Pawon Emak Eli memanfaatkan Instagram dan WhatsApp untuk memperkenalkan produk sekaligus menerima pesanan konsumen. WhatsApp dinilai lebih efektif karena pelanggan dapat langsung memesan makanan dan menentukan kebutuhan pesanannya.

Eliyawati mengaku, strategi pemasaran digitalnya kini tidak hanya mengandalkan foto produk dan penawaran harga. “Kami lebih membuat konten-konten yang menarik supaya konsumen bisa tertarik untuk membeli,” katanya.

Dalam membangun kepercayaan pelanggan, Pawon Emak Eli juga mengutamakan kejujuran dalam menampilkan produk melalui media sosial. Eliyawati memastikan foto dan informasi yang ditampilkan sesuai dengan kondisi produk yang diterima konsumen.

“Produknya harus sesuai dengan produk yang diterima pelanggan, jadi kami tidak menipu,” ucapnya. Konsistensi membuat konten dan mengikuti perkembangan tren digital menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku UMKM tersebut.

Selain pemasaran digital, Pawon Emak Eli terus menjaga kualitas produk melalui rasa, kebersihan, dan kemasan. Upaya tersebut dilakukan untuk membedakan produknya dari pelaku UMKM lain yang menawarkan produk serupa.

Eliyawati juga berencana memperluas pemasaran melalui TikTok dan platform perdagangan digital setelah mengikuti sejumlah pelatihan. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi produk Pawon Emak Eli dikenal hingga luar Sumatera Selatan.

Menurut Eliyawati, pelaku UMKM tidak harus langsung menggunakan seluruh platform digital untuk mengembangkan usahanya. “Lebih baik memilih platform yang sesuai dengan target konsumen dan kemampuan mengelolanya,” ujarnya.

Ke depan, Pawon Emak Eli juga menyiapkan sejumlah produk baru, termasuk kue basah dan makanan khas Palembang. Pengembangan tersebut dilakukan setelah proses perizinan produk mulai dipersiapkan untuk mendukung perluasan usaha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....