Desa Toman Wakili Muba di Gelari Pelangi Kampung Mandiri Sumsel
- 03 Okt 2026 15:27 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Desa Toman, Kecamatan Babat Toman mewakili Kabupaten Musi Banyuasin dalam acara Monitoring dan Evaluasi Gelari Pelangi Kampung Mandiri tingkat provinsi Sumatera Selatan pada 2 Oktober 2026.
- Ketua TP PKK Muba Patimah Toha menjelaskan bahwa Gelari Pelangi bukan hanya sekadar proses penilaian melainkan mampu menghasilkan kegiatan-kegiatan produktif yang benar-benar bermanfaat bagi keluarga.
- Program Gelari Pelangi Kampung Mandiri merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang fokus pada pengembangan kegiatan ekonomi dan sosial di tingkat desa dan kampung.
RRI.CO.ID, Musi Banyuasin- Desa Toman, Kecamatan Babat Toman, menjadi wakil Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam Monitoring dan Evaluasi Gelari Pelangi Kampung Mandiri Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Halaman Kantor Desa Toman, Jumat 2 Oktober 2026.
Ketua TP PKK Muba Patimah Toha menyampaikan Gelari Pelangi bukan sekadar penilaian. Menurutnya penilaian itu mampu melahirkan kegiatan produktif yang benar-benar tumbuh dan memberikan manfaat bagi keluarga.
“Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Tim Monev Provinsi Sumatera Selatan yang telah hadir untuk memberikan pembinaan, evaluasi dan motivasi kepada kami. Desa Toman memiliki potensi yang sangat baik melalui kelompok Jumputan Gambo. Kami sangat mengapresiasi semangat para kader dan masyarakat dalam mengembangkan kerajinan ini,” kata Patimah.
Patimah mengatakan, Jumputan Gambo tidak hanya menghasilkan produk dengan nilai seni dan keunikan, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan. Kegiatan tersebut sekaligus membuka peluang usaha dan membantu meningkatkan pendapatan keluarga.
Karena itu, ia berharap kelompok Jumputan Gambo terus meningkatkan kualitas, kreativitas, inovasi dan memperluas pemasaran sehingga semakin dikenal sebagai produk unggulan Desa Toman. “Kami berharap Gelari Pelangi ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan,” sambungnya.
Patimah juga menegaskan kegiatan Gelari Pelangi jangan hanya dipersiapkan untuk kegiatan penilaian, tetapi benar-benar menjadi kegiatan yang hidup di tengah masyarakat dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. “Kepada Tim Monev Provinsi Sumatera Selatan, kami mohon arahan, masukan dan pembinaan agar apa yang telah dilakukan dapat terus disempurnakan dan dikembangkan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua II Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga TP PKK Provinsi Sumsel Dr Gaya Tridinanti mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari proses evaluasi untuk melihat pelaksanaan Gelari Pelangi Kampung Mandiri di kabupaten/kota se-Sumsel. Ia mengapresiasi pemberdayaan yang telah dilakukan TP PKK Muba dari tingkat kabupaten hingga desa melalui berbagai potensi yang dimiliki masyarakat.
“Kami melihat apa yang dilaksanakan di Desa Toman ini merupakan salah satu yang terbaik di Muba. Mudah-mudahan prosesnya berjalan lancar dan memberikan hasil yang terbaik serta bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Camat Babat Toman Darwin menambahkan, pengolahan getah gambir menjadi pewarna alami kain Gambo Muba di Desa Toman menjadi salah satu kekuatan ekonomi kreatif masyarakat. Menurutnya, Gambo Muba telah berkembang dan dikenal hingga tingkat nasional bahkan internasional.
“Semoga keberadaan rumah produksi di Desa Toman terus dikembangkan serta mengusulkan adanya kebijakan penggunaan Batik Gambo bagi ASN dan perangkat desa pada hari kerja tertentu untuk turut memperluas pasar produk lokal tersebut.
Sebelumnya, Ketua TP PKK Desa Toman Emilda memaparkan berbagai program pemberdayaan masyarakat, penguatan potensi lokal, pelatihan produksi, pengembangan usaha hingga pemanfaatan pekarangan. “Kami memulai produksi Gambo, dari tingkat pemberdayaan desa hingga pengembangan usaha,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....