Digitalisasi Bantu UMKM Pempek Perluas Pasar

  • 16 Sep 2026 06:30 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Digitalisasi menjadi peluang signifikan bagi UMKM untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan jangkauan pasar di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat.
  • Pemanfaatan teknologi membantu pelaku usaha memperkenalkan produk dan menjangkau konsumen dengan lebih efektif dan efisien.
  • Pelaku UMKM, termasuk usaha pempek, mulai menyesuaikan strategi pemasaran mereka mengikuti perkembangan ekonomi digital dan kebutuhan konsumen modern.

RRI.CO.ID, Palembang - Digitalisasi menjadi salah satu peluang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat. Pemanfaatan teknologi juga membantu pelaku usaha memperkenalkan produk serta menjangkau konsumen secara lebih luas.

Perkembangan ekonomi digital mendorong pelaku UMKM untuk menyesuaikan cara pemasaran dengan kebutuhan konsumen. Kondisi tersebut turut dirasakan pelaku usaha pempek yang mulai memanfaatkan berbagai strategi untuk mengembangkan bisnisnya.

Owner Pempek Feri, Rika Meli, menceritakan perjalanan usahanya dalam program Ekonomi Digital Pro 1 RRI Palembang, Jumat, 4 September 2026. Rika mengatakan usaha Pempek Feri berawal dari kondisi yang membuat dirinya bersama suami mencari sumber penghasilan baru.

“Awal mula terbentuk usaha ini bermula dari power of kepepet. Qodarullah, waktu itu suami berhenti dari tempat kerjanya, jadi kami membuka usaha ini,” ujar Rika. Ia menjelaskan pemilihan usaha pempek dilakukan secara tidak direncanakan.

Rika mengaku belum memiliki pengetahuan khusus mengenai bisnis ketika pertama kali memulai usaha. Ia juga belum mengikuti pelatihan sehingga berbagai proses pengembangan usaha dipelajari secara mandiri.

“Pertama belum ada pelatihan, belum ada pengetahuan sama sekali. Jadi cara otodidak, pertama kali saya menawari teman-teman dan keluarga,” jelasnya.

Menurut Rika, tanggapan masyarakat terhadap produk yang ditawarkan cukup beragam. Ada yang memberikan dukungan, namun terdapat pula tanggapan kurang menyenangkan terhadap usaha yang dijalankannya.

Meski demikian, ia menganggap berbagai tanggapan tersebut sebagai bagian dari tantangan dalam menjalankan bisnis. Rika menilai pelaku usaha perlu tetap konsisten dan tidak mudah menyerah menghadapi berbagai kondisi.

“Namanya juga berdagang, ada plus dan minusnya. Ada yang menerima, ada juga yang julid. Itu memang menjadi risiko dalam berdagang,” kata Rika.

Rika berharap perkembangan digital dapat semakin membantu pelaku UMKM mengembangkan usahanya. Pemanfaatan teknologi dinilai dapat memperluas jangkauan pemasaran dan memudahkan produk dikenal konsumen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....