Kisah Shakila Wedding, Usaha Kreatif yang Bangkit Pascapandemi

  • 14 Sep 2026 10:51 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Shakila Wedding & Event Organizer telah beroperasi selama enam tahun di Kota Palembang dengan pertumbuhan yang konsisten di industri event organizer.
  • Usaha didirikan oleh Wiji Lestari, S.Pd bersama rekannya pada masa pemulihan ekonomi pasca pandemi COVID-19 ketika kondisi masyarakat memasuki fase normal baru.
  • Keputusan bisnis didasarkan pada pengalaman Wiji di bidang dekorasi, makeup, MC, dan berbagai kegiatan yang diperoleh semasa kuliah, mengatasi keterbatasan waktu di profesi pendidikan.

RRI.CO.ID, Palembang - Shakila Wedding & Event Organizer mampu bertahan selama enam tahun melalui konsistensi menjaga kualitas layanan di Kota Palembang. Usaha yang dirintis Wiji Lestari tersebut berkembang dari layanan akad sederhana hingga menangani berbagai kebutuhan acara.

Perjalanan bisnis itu dimulai setelah pandemi COVID-19 ketika kondisi ekonomi masyarakat mulai memasuki masa pemulihan. Wiji bersama rekannya melihat peluang usaha kreatif melalui pengalaman yang telah dimiliki sebelumnya.

Wiji menjelaskan keputusan membuka usaha muncul karena keterbatasan waktu dalam menjalani pekerjaan di bidang pendidikan. Pengalaman dekorasi, tata rias, pembawa acara, serta kegiatan organisasi saat kuliah menjadi bekal membangun bisnis.

Modal awal Shakila Wedding berasal dari tabungan pribadi yang sebelumnya direncanakan untuk renovasi rumah. Keberanian mengambil peluang membuat Wiji memilih menggunakan dana tersebut untuk memulai usaha.

"Karena ada kemauan dan tantangan, akhirnya kami memilih mempertaruhkan tabungan untuk mencoba usaha," ujar Wiji dalam program Teras UMKM, Rabu, 2 September 2026.

Pada masa awal berdiri, Shakila Wedding hanya melayani kebutuhan akad dengan fasilitas yang masih terbatas. Perkembangan pelanggan dan jaringan kerja kemudian mendorong usaha tersebut memperluas layanan menjadi wedding organizer dan event organizer.

Wiji menyebut pertumbuhan bisnis tidak terjadi secara cepat, tetapi berjalan melalui proses panjang sesuai kemampuan usaha. Evaluasi layanan terus dilakukan agar kebutuhan pelanggan dapat terpenuhi dengan baik.

"Perjalanan usaha tidak langsung melesat, tetapi berkembang secara bertahap sesuai kemampuan dan kebutuhan konsumen," katanya.

Pengalaman menangani berbagai acara membuat Shakila Wedding semakin memahami karakter calon pengantin. Wiji mengatakan penyusunan paket layanan membutuhkan waktu sekitar dua tahun agar sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

"Kemampuan membaca kebutuhan konsumen tidak bisa diperoleh secara instan," jelasnya.

Selain menangani acara pernikahan, Shakila Wedding kini menyediakan layanan untuk berbagai kegiatan seperti gathering perusahaan dan kebutuhan vendor acara. Perluasan layanan tersebut menjadi langkah usaha untuk menjangkau pasar yang lebih beragam.

Wiji menilai keberhasilan mempertahankan usaha selama enam tahun tidak lepas dari pengalaman lapangan dan komitmen menjaga pelayanan. Ia memilih membangun bisnis secara bertahap dibandingkan mengejar jumlah pekerjaan tanpa mempertimbangkan kualitas.

Menurutnya, jam terbang menjadi faktor penting dalam meningkatkan kemampuan tim menghadapi berbagai karakter acara. Konsistensi pelayanan menjadi strategi utama agar kepercayaan pelanggan terus terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....