Menjadi Tradisi Keluarga, Kue Semprong Bisa Hidupi Azizah
- 23 Agt 2026 12:14 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Kue semprong salah satu kue tradisional yang sudah dikenal sejak dahulu memiliki tekstur rasa yang berbeda dan punya ciri khas sendiri bagi setiap pelaku usaha yang menjualnya
- Tantangan yang dihadapi usaha semprong ini terkadang lebih pada pengemasan kue karena lembut dan gurihnya semprong. Sehingga penyusunan kue
- Diharapkan usaha kue semprong ini akan semakin lebih baik dan meningkat, tetap semangat pantang menyerah kalau ingin usaha meningkat, mental harus kuat agar siap menghadapi segala tantangan kedepan
RRI.CO.ID, Palembang - Kue semprong salah satu kue tradisional, yang sudah dikenal sejak dahulu memiliki tekstur rasa yang berbeda dan punya ciri khas sendiri bagi setiap pelaku usaha yang menjualnya. Hal ini dijelaskan Aziza Owner kue semprong Halus Lembut Renyah (HLR) ketika menjadi narasumber acara UMKM Bicara di Studio Pro 1 RRI Palembang, Senin 17 Agustus 2026.
Aziza menerangkan dipilihnya kue semprong untuk pendapatan keluarga karena dari dulu sudah terbiasa konsumsi dari orang tua. Setiap hari membuat kue semprong yang akhirnya tertarik untuk dijadikan sumber pendapatan keluarga.
Kue semprong sendiri disetiap daerah punya ciri khas masing masing dengan bahan yang berbeda beda. Semua akan menghasilkan citarasa yang berbeda sesuai selera komsumen.
"Pelanggan yang setia membeli kebanyakan dari kaum ibu ibu karena tekstur yang lembut gurih dan enak untuk dijadikan camilan di waktu santai atau ketika ada acara keluarga," tambah Aziza.
Bahan yang digunakan seperti tepung tapioka, santan pertama, wijen dan kuning telur. Wijen dan kuning telur inilah yang membuat istimewanya semprong HLR yang tetap dijaga sampai saat ini.
Penjualan semprong untuk saat ini hanya sebatas Pasar Kuto Palembang juga datang langsung kerumah. Termasuk ketika mengikuti Seminar yang meningkatkan penjualan semprong dari hari biasa.
Tantangan yang dihadapi usaha semprong ini terkadang lebih pada pengemasan kue karena lembut dan gurihnya semprong. Sehingga penyusunan kue semprong harus berhati hati agar tidak mengecewakan pelanggan.
Kue semprong ini sudah memiliki sertifikat halal, IRT dan semua ini akan menjadi syarat ketika mengikuti kegiatan Seminar. Selain itu Semiar yang diikuti banyak memberi manfaat berupa ilmu dan banyak relasi pertemanan yang akan memperluar jangkau penjualan.
Aziza menambahkan kedepan kue semprong ini akan terus dipertahankan ditengah persaingan usaha saat ini. Harus yakin rejeki akan tetap ada ketika kita selalu usaha.
"Diharapkan usaha kue semprong ini akan semakin lebih baik dan meningkat, tetap semangat pantang menyerah kalau ingin usaha meningkat, mental harus kuat agar siap menghadapi segala tantangan kedepan," pesan Aziza menutup dialog.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....