Caha Ciya Group Bantu UMKM Lokal Perluas Akses Pasar
- 21 Agt 2026 14:53 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Pelaku UMKM lokal di Palembang menghadapi tantangan signifikan dalam memasarkan produk kreatif mereka meskipun memiliki kemampuan produksi yang baik.
- Asi Karlina Intan Sari (Kak Ciya) melalui Caha Ciya Group membuka ruang pemasaran khusus bagi ibu-ibu pengusaha yang memiliki produk tetapi kesulitan mencari pasar.
- Program Teras UMKM Lokal Kito menjadi wadah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memberdayakan pengusaha perempuan di Palembang.
RRI.CO.ID, Palembang - Pelaku UMKM tidak hanya membutuhkan modal, tetapi juga akses pasar agar produk mereka dapat dikenal dan dibeli masyarakat. Caha Ciya Group membuka ruang pemasaran bagi masyarakat, khususnya ibu-ibu yang memiliki produk namun kesulitan menjangkau konsumen.
Pemilik Caha Ciya Group, Asi Karlina Intan Sari atau Kak Ciya, menyampaikan hal tersebut. Ia menjadi narasumber program Teras UMKM Lokak Kito, Kamis, 6 Agustus 2026.
Kak Ciya menjelaskan, Caha Ciya Group tidak hanya menjalankan usaha peternakan lele. Kelompok usaha tersebut juga menyediakan ruang bagi masyarakat untuk menitipkan produk dan memperluas pemasaran.
“Kami menyediakan tempat bagi ibu-ibu yang punya kemampuan dan produk, tetapi bingung memasarkannya,” katanya.
Menurut Kak Ciya, ruang pemasaran tersedia melalui sejumlah lini usaha Caha Ciya Group. Salah satunya Caha Ciya Mart yang menyediakan tempat untuk makanan ringan dan produk olahan masyarakat.
Ia menilai pengembangan UMKM tidak cukup hanya melalui bantuan modal usaha. Pelaku usaha juga membutuhkan akses pasar agar produk yang dihasilkan dapat menjangkau lebih banyak konsumen.
Kak Ciya mengatakan upaya membuka akses pemasaran tersebut sesuai dengan tujuan awal membangun usaha. Ia ingin perkembangan bisnis juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Selain membuka akses pasar, Caha Ciya Group turut memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat dari berbagai latar belakang. Peluang tersebut terbuka bagi lulusan baru maupun masyarakat yang sedang membutuhkan pekerjaan.
Dalam perekrutan tenaga kerja, Kak Ciya lebih mempertimbangkan sikap, kedisiplinan, dan kemauan belajar. Kemampuan teknis dapat dikembangkan setelah seseorang bergabung dan mengikuti proses kerja.
“Kami tidak hanya melihat bisa atau tidak, tetapi mau atau tidak bekerja dengan aturan, disiplin, dan mau belajar,” ujarnya.
Kak Ciya berharap perkembangan Caha Ciya Group dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Sumatera Selatan. Ia juga memastikan pihaknya terbuka terhadap kerja sama serta penitipan produk UMKM untuk dipasarkan.
“Impian terbesar kami adalah menyerap tenaga kerja sebanyak-banyaknya, terutama mereka yang baru tamat maupun ibu-ibu yang belum memiliki pekerjaan,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....