Nikmatnya Es Pisang Ijo Makasar, Bangganya Produk Lokal

  • 20 Agt 2026 13:54 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Merasa bangga setelah berhasil dinobatkan sebagai Cek Bagus Palembang 2026 dan sekaligus menjadi amanah besar untuk memperkenalkan budaya Palembang ke masyarakat.
  • Kemiripan bentuk pisang ijo dengan pisang asli dan tambahan mutiara merah menjadi daya tarik bagi konsumen sekaligus menjadi pembeda dengan pisang ijo lainnya
  • pelaku usaha jangan ragu untuk memulai usaha, terusla mempertahankan rasa, kreatifitas dalam menjual produk usaha ditingkatkan dan teruslah berkembang jangan patah semangat

RRI.CO.ID, Palembang - Memulai usaha kuliner pisang ijo diawali dari mencoba usaha teman sesama pelaku usaha ternyata enak dan menarik menggunakan warna ijo yang menjadi ciri khas kuliner di Kota Makasar. Hal ini dijelaskan Syamsiah biasa dipanggil Merri Owner Kedai Koe ketika menjadi narasumber acara UMKM Bicara di Studio Pro 1 RRI Palembang, Senin 10 Agustus 2026.

Merri menerangkan banyak kuliner khas Makasar yang dikenal tetapi lebih fokus pada es pisang ijo. Ditambah dengan pilihan pisang raja atau pisang lilin dibalut dengan adonan tepung.

"Pisang yang digunakan tidak sembarangan asal matang, tapi pisangnya harus benar benar matang tidak terlalu lembut tekstur dagingnya juga tidak pisang yang matang secara karbit atau dipaksa matang harus masak alami," terang Merri.

Es pisang ijo ini tidak terpengaruh dengan kondisi harga bahan sembako. Harga tetap dijual sesuai standar 12 ribu per porsinya yang sudah menggunakan kemasan dari bahan yang aman dari zat kimia.

Merri menamambahkan tantangan sejauh ini dalam usahanya tidak terlalu menajdi kendala tapi lebih kepada penyediaan pisang. Hal inilah membuat pesanan dari pelanggan minimal satu hari untuk memastikan pisang yang masak.

Penggunan warna hijau pada pisang ijo menggunakan daun pandan ditambah pasta pandan agar lebih menarik. Sementara untuk bentuknya memang disesuaikan dengan bentuk pisang.

Kemiripan bentuk pisang ijo dengan pisang asli dan tambahan mutiara merah menjadi daya tarik bagi konsumen sekaligus menjadi pembeda dengan pisang ijo lainnya. Kemudian adonan balutan pisang tidak didadar tapi dibalut seperti bentuk pisang.

Kuah pisang sendiri menggunakan santan dicampur susu dan tepung maizena serta sirup khas Makasar sebagai pemanisnya. Es pisang ijo ini bisa bertahan selama tiga hari jika dimasukkan di lemari es agar teksturnya tidak berubah.

Merri menjelaskan kalau saat bulan puasa banyak pesanan dan penjualan meningkat setiap hari. Baik dijual langsung dari rumah atau melalui media digital yaitu WA.

Pisang ijo ini juga banyak variasi toping yang bisa dipilih seperti toping kacang dan keju sesuai selera dengan harga yang sama. Tapi kebanyakan konsumen memilih yang original.

Konsumen yang sudah menjadi langganan meliputi warga sekitar, acara resepsi perkawinan dan arisan warga. Bahkan pisang ijo ini pernah dipesan di hotel mewah di Kota Palembang.

"Bagi pelaku usaha jangan ragu untuk memulai usaha, terusla mempertahankan rasa, kreatifitas dalam menjual produk usaha ditingkatkan dan teruslah berkembang jangan patah semangat agar nanti berkah sekaligus membantu ekonomi keluarga," pesan Merri menutup dialog.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....