UMKM Sumsel Siap Naik Kelas lewat Digitalisasi
- 12 Agt 2026 12:55 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Transformasi digital memberikan peluang signifikan bagi UMKM Sumatera Selatan untuk memperluas jangkauan pasar ke tingkat nasional dan internasional.
- Media sosial menjadi sarana promosi yang efisien dan terjangkau bagi pelaku usaha kecil untuk memperkenalkan produk mereka kepada konsumen yang lebih luas.
- Kisah sukses Kue Pelangi Jasa Boga menunjukkan bahwa UMKM dapat bertransformasi dari skala rumahan menjadi usaha yang berkembang melalui pemanfaatan platform digital.
RRI.CO.ID, Palembang - Transformasi digital membuka peluang bagi UMKM Sumatera Selatan untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing. Pemanfaatan media digital dinilai dapat membantu pelaku usaha menjangkau konsumen lebih luas.
Pemilik Kue Pelangi Jasa Boga, Ika Febriyanti, mengatakan, usahanya bermula dari skala rumahan. Ia kemudian memanfaatkan media sosial untuk mengenalkan produknya dengan biaya promosi yang relatif terjangkau.
“Usaha ini berawal dari rumahan dan kami mempromosikannya melalui media sosial seperti TikTok,” ujar Ika dalam dialog Palembang Menyapa PRO 1 RRI Palembang, Rabu, 22 Juli 2026. Menurutnya, penggunaan media digital membuat jangkauan promosi menjadi lebih luas.
Sementara itu, Burlian Topo, pemilik usaha kerupuk dan kemplang tulang ikan, menjelaskan, pengembangan kerupuk atau kemplang dengan memanfaatkan tulang ikan sebagai bahan baku. Inovasi tersebut menjadi pembeda produknya dibandingkan kerupuk ikan yang umumnya menggunakan daging ikan.
“Kalau umumnya kerupuk menggunakan daging ikan, kami justru memanfaatkan limbah tulang ikan,” kata Burlian. Ia berharap dapat lebih aktif menggunakan media sosial untuk memperluas pemasaran produknya.
Pakar ekonomi Sumatera Selatan, Muhammad Rahman Bayumi menilai perkembangan UMKM di daerah menunjukkan tren positif. Menurutnya, sejumlah pelaku usaha mulai berkembang setelah memanfaatkan teknologi untuk pemasaran dan penjualan.
“Perkembangan UMKM sangat luar biasa dan banyak yang sudah beralih ke digitalisasi,” jelas Rahman. Produk UMKM Sumatera Selatan juga dinilai memiliki peluang untuk menjangkau konsumen melalui pasar digital.
Rahman menegaskan, digitalisasi kini menjadi kebutuhan bagi pelaku UMKM dalam menghadapi persaingan pasar. Pelaku usaha yang mampu beradaptasi dengan teknologi memiliki peluang lebih besar dalam memperluas pemasaran.
“Mau tidak mau pelaku usaha harus beralih ke digitalisasi,” pungkasnya. Ia mendorong pelaku UMKM Sumatera Selatan memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....