Kembangkan Lini Usaha Terpadu, Kak Ciya Incar Serap 1.000 Tenaga Kerja

  • 10 Agt 2026 12:55 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Caha Ciya Group mengembangkan ekosistem bisnis yang menghubungkan berbagai sektor untuk menciptakan manfaat maksimal bagi masyarakat dan karyawan.
  • Konsep bisnis multisektor mencakup lini usaha di bidang pangan, jasa, olahraga, perikanan, dan perumahan yang terintegrasi dalam satu ekosistem.
  • Strategi pengembangan usaha ini dirancang agar aktivitas bisnis dapat memberikan dampak ekonomi dan sosial yang lebih luas bagi stakeholder.

RRI.CO.ID, Palembang - Pengembangan usaha dengan menghubungkan berbagai sektor dinilai dapat menciptakan ekosistem bisnis yang sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Owner Caha Ciya Group, Asi Karlina Intan Sari atau Kak Ciya, mengatakan, konsep tersebut diterapkan melalui sejumlah lini usaha yang bergerak di bidang pangan, jasa, olahraga, perikanan hingga tempat tinggal. konsep tersebut dibangun agar aktivitas bisnis dapat memberikan manfaat lebih luas bagi karyawan dan masyarakat.

“Kami membuat ekosistem. Karyawan kami berbelanja, keuntungan bisa kembali kepada tim dan masyarakat sekitar,” ujar Kak Ciya dalam program Teras UMKM Lokak Kito, Kamis, 6 Agustus 2026.

Salah satu bentuknya melalui Caha Ciya Mart yang menyediakan kebutuhan pangan dan sembako. Gerai tersebut juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM sekitar untuk menitipkan dan memasarkan produknya.

Produk olahan dari usaha internal maupun masyarakat dapat dipasarkan melalui gerai tersebut. Langkah ini diharapkan membantu pelaku UMKM memperoleh akses pasar yang lebih luas.

“Konsep tersebut diharapkan membantu pelaku usaha kecil mendapatkan akses pasar tanpa harus membangun tempat penjualan sendiri,” ujarnya disela obrolan.

Di bidang olahraga, tersedia fasilitas mini soccer di kawasan Jakabaring. Masyarakat juga mendapat kesempatan bermain secara gratis setiap malam Jumat selama empat jam.

“Program tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap anak muda yang ingin berolahraga namun terkendala biaya,” jelasnya.

Sementara di bidang peternakan, Caha Ciya Farm dikembangkan tidak hanya sebagai tempat produksi, tetapi juga sarana edukasi. Anak-anak dan masyarakat dapat berkunjung untuk mengenal kegiatan peternakan secara langsung.

“Kami ingin ilmu yang kami punya bisa dibagikan dan bermanfaat untuk orang lain,” katanya.

Ia mengatakan, seluruh lini usaha diarahkan agar terjadi perputaran ekonomi yang memberikan manfaat bagi karyawan maupun masyarakat sekitar.

Ke depan, pihaknya menargetkan mampu menyerap hingga 1.000 tenaga kerja. Target tersebut sekaligus menjadi upaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat di Sumatera Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....