Modal Iseng di Threads, Tahu Walik Felianda Seribuan Laris Manis

  • 06 Agt 2026 20:15 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Media sosial seperti Instagram dan Threads menjadi strategi utama Jajanan Yuk Ian dalam memasarkan produk tanpa memerlukan modal besar untuk membuka toko.
  • Unggahan sederhana di Threads berhasil menarik banyak pesanan, membuktikan efektivitas media sosial dalam menjangkau pelanggan baru.
  • Konsistensi membuat konten promosi dan memanfaatkan platform yang dikuasai menjadi kunci keberhasilan pemasaran digital usaha rumahan.

RRI.CO.ID, Palembang - Media sosial dinilai menjadi sarana efektif bagi pelaku usaha rumahan untuk memasarkan produk tanpa modal besar. Instagram dan Threads jadi medsos yang paling diandalkan untuk memasarkan tahu walik seribuan oleh Pemilik usaha Jajanan Yuk Ian, Felianda.

Hal tersebut ia ungkapkan dalam siaran Teras UMKM-Lokak Kito Pro 4 RRI Palembang pada Jumat, 25 Juli 2026. Feli menjelaskan promosi awal usahanya dilakukan melalui unggahan iseng di akun media sosial pribadi.

"Enaknya kalau jual lewat medsos enggak perlu lagi kita mau sewa ruko atau buka lapak," ujar Feli. Ia menegaskan pemasaran digital menjadi solusi efisien bagi pelaku usaha rumahan dengan keterbatasan modal.

Bagi Feli, unggahan pertama di platform Threads justru mendapat respons yang jauh lebih besar dibanding perkiraan awal. Banyak warganet yang langsung mengirim pesan pribadi untuk melakukan pemesanan usai unggahan tersebut viral.

"Posting malam-malam, iseng, bangun tidur kok rame DM-nya banyak, banyak yang mau pesan" ungkapnya. Feli menegaskan algoritma media sosial turut membantu produknya menjangkau lebih banyak calon pembeli di Palembang.

Feli menyebut saat ini masih fokus memasarkan produknya melalui Instagram dan Threads, dan belum merambah ke platform TikTok. Keterbatasan kemampuan mengedit video menjadi alasan utama belum memanfaatkan platform tersebut secara maksimal.

"Soalnya kalau ngedit-ngedit video gitu agak kurang bisa ya," ujarnya. Ia menegaskan saat ini lebih nyaman dan ingin fokus pada dua platform yang sudah dikuasai sebelumnya.

Selain Instagram dan Threads, Feli turut memanfaatkan WhatsApp pribadi untuk mempromosikan produknya kepada calon pelanggan secara berkala. Ia mengatakan konsistensi mengunggah konten promosi menjadi kunci mempertahankan minat pembeli.

"Enggak perlu malu posting terus, yang penting halal ya," katanya menegaskan prinsipnya dalam berjualan di media sosial. Feli berharap strategi pemasaran digital tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM kuliner lain yang masih ragu memulai usaha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....