Berawal dari Hobi, Mahasiswi Palembang Sukses Bangun Baledelicious

  • 29 Jul 2026 22:16 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Hobi yang ditekuni dengan serius dapat menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Hal itulah yang dibuktikan Tharisa Cempaka (22), pemilik Baledelicious, yang berhasil mengembangkan bisnis kuliner berawal dari kegemarannya memasak dan berjualan.

Saat berbincang dalam program Teras UMKM RRI, Selasa, 28 Juli 2026, Tharisa menceritakan usahanya mulai dirintis pada 2022. Ia memanfaatkan waktu luang setelah lulus SMA sembari menunggu masa perkuliahan untuk mencoba berwirausaha.

Menurut Tharisa, keinginannya memulai usaha muncul karena tidak ingin menghabiskan waktu tanpa kegiatan yang bermanfaat. Berbekal hobi memasak, ia memilih menjual makanan yang saat itu belum banyak dikenal masyarakat.

"Saya itu memulai usaha tahun 2022 karena memiliki waktu luang setelah tamat SMA menunggu waktu masuk kuliah. Daripada tidak ada kegiatan, saya memilih mencoba berbisnis kuliner. Produk pertama yang saya jual adalah rice mentai dan chicken mentai, yang saat itu belum viral," katanya.

Seiring berjalannya waktu, Tharisa semakin yakin bahwa hobinya dapat menjadi sumber penghasilan. Sambil menjalani perkuliahan, ia terus mengembangkan usahanya dengan menghadirkan berbagai produk yang mengikuti selera pasar.

Kini Baledelicious menawarkan beragam menu, seperti Dubai Chocoberry, risol, mango sticky rice, chocoberry, hingga stroberi segar. Untuk menjaga kualitas produk, Tharisa bekerja sama dengan pemasok bahan baku yang telah menjadi mitra usahanya.

"Saya menjual produk berupa Dubai Chocoberry, risol, mango sticky rice, chocoberry biasa, dan juga stroberi segar. Bagi yang ingin membeli stroberi segar juga bisa memesan kepada saya," ujarnya.

Meski usahanya terus berkembang, Tharisa mengaku sempat menghadapi tantangan pada masa awal merintis bisnis. Saat itu, produk chocoberry yang dijualnya belum banyak dikenal sehingga penjualan belum stabil.

Di sisi lain, buah stroberi sebagai bahan utama memiliki daya simpan yang terbatas. Kondisi tersebut membuatnya harus cermat mengatur stok agar tidak mengalami kerugian akibat bahan baku yang cepat rusak.

Pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga dalam mengelola usaha. Menurut Tharisa, konsistensi, keberanian mencoba, dan kemauan belajar menjadi kunci untuk mengembangkan bisnis di tengah persaingan yang semakin ketat.

Menutup perbincangan, Tharisa mengajak para pelaku UMKM, khususnya generasi muda yang baru memulai usaha, agar tidak ragu mengambil langkah pertama. Ia meyakini setiap peluang hanya bisa diketahui apabila seseorang berani mencoba.

"Coba saja dulu. Kalau kita tidak mencoba, kita tidak akan pernah tahu sejauh mana peluang usaha kita untuk berkembang," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....