PKM Muba Masuki Tahun Kedua, Wabup Sosialisasikan Bantuan 2.300 Pelaku UMKM

  • 28 Jul 2026 14:21 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Musi Banyuasin- Wakil Bupati Musi Banyuasin Abdur Rohman Husen membuka Sosialisasi Program Keluarga Maju (PKM) Tahun Anggaran 2026 pada program pengembangan UMKM di Gedung Serbaguna Kecamatan Sungai Lilin, Senin 27 Juli 20206. Terdapat kurang lebih 2.300 penerima manfaat yang terdata dalam PKM 2026 yang tersebar di 15 kecamatan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengatakan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai Program Keluarga Maju. “Mulai dari tujuan, sasaran penerima, persyaratan, mekanisme penyaluran, hingga hak dan kewajiban penerima manfaat,” jelasnya.

Dikatakannya, PKM merupakan program unggulan Pemkab Muba yang masuk dalam RPJMD 2025–2029. PKM merupakan bagian dari upaya menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, memperkuat kemandirian ekonomi, serta membuka akses terhadap pendidikan dan peningkatan keterampilan kerja.

"Program Keluarga Maju ini merupakan komitmen kami bersama bupati meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu diperlukan sinergi seluruh perangkat daerah agar program ini berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran," ujar Abdur Rohman Husen.

Wabup juga menjelaskan, penerima bantuan merupakan pelaku usaha mikro yang telah memiliki usaha maupun rintisan usaha dan berasal dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masuk dalam DTSEN desil 1 hingga desil 5. “Sebelum ditetapkan sebagai penerima hibah, seluruh calon penerima akan melalui proses verifikasi dan validasi oleh tenaga pendamping Dinas Koperasi UKM,” ungkapnya.

Pada Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mengalokasikan sebanyak 2.300 calon penerima manfaat. Rinciannya, 926 pelaku usaha pada tahap I dan 1.375 pelaku usaha pada tahap II sebagai lanjutan program rintisan usaha yang sebelumnya dilaksanakan Dinas Sosial.

"Program prioritas PKM ini telah mulai dilaksanakan sejak tahun 2025 melalui Dinas Sosial, Dinas Koperasi UKM, Dinas Ketenagakerjaan, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Harapannya, masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi mampu meningkatkan pendapatan dan menjadi lebih mandiri secara ekonomi," katanya.

Kepala Dinas Koperasi UKM Muba Zulkarnain mengatakan sosialisasi di Sungai Lilin merupakan pelaksanaan ketiga setelah sebelumnya digelar di Kecamatan Sekayu, Sungai Keruh, dan Babat Toman. Selanjutnya kegiatan serupa akan dilaksanakan di Kecamatan Bayung Lencir.

"Tahun ini terdapat kurang lebih 2.300 penerima manfaat dengan bantuannya berupa hibah sebesar Rp10 juta bagi setiap penerima. Tidak hanya bantuan modal, kami juga melakukan sosialisasi dan pendampingan agar usaha yang dijalankan benar-benar berkembang dan memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi keluarga," kata Zulkarnain.

Sementara itu, Camat Sungai Lilin Drs Yuliarto MSi mengapresiasi dipilihnya Sungai Lilin sebagai tuan rumah kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh peserta dapat menyampaikan kembali informasi yang diperoleh kepada masyarakat agar mekanisme Program Keluarga Maju dapat dipahami secara menyeluruh.

"Program Keluarga Maju merupakan wujud komitmen Pak Bupati M Toha Tohet dan Wakil Bupati Kyai Abdur Rohman Husen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga pelaksanaannya diharapkan benar-benar memberi manfaat bagi warga yang berhak menerima bantuan," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....