Daya Beli Menurun, FnR Craft Tetap Optimistis di Bazar FESyar Sumatera 2026

  • 05 Jun 2026 18:05 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • UMKM FnR Craft mengikuti bazar FESyar 2026 di Palembang Icon dengan membawa sekitar 40 produk tas wastra khas Sumatera Selatan berharga Rp100 ribu hingga Rp550 ribu.
  • Tas pesta berbahan songket menjadi produk yang paling diminati, sementara generasi muda lebih menyukai pouch berbahan kain tajung untuk penggunaan sehari-hari.
  • Meski daya beli masyarakat menurun pasca-Lebaran, FnR Craft tetap optimistis dapat memperluas pasar dan meningkatkan penjualan melalui ajang FESyar 2026.

RRI.CO.ID, Palembang - UMKM FnR Craft turut meramaikan bazar Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2026 yang digelar oleh Bank Indonesia (BI) Kantor Wilayah (Kanwil) Sumatera Selatan (Sumsel) di Palembang Icon, Jumat, 5 Juni 2026. Kegiatan berlangsung mulai dari 5 Juni - 7 Juni 2026.

FnR craft membawa puluhan produk unggulan berupa tas wastra khas Sumatera Selatan. FnR Craft menghadirkan sekitar 40 produk dengan harga bervariasi mulai dari Rp100 ribu hingga Rp550 ribu.

“Seluruh produk yang dipamerkan merupakan tas berbahan kain tradisional Sumatera Selatan yang dipadukan dengan desain modern. Produk unggulan yang paling banyak menarik perhatian adalah tas pesta berbahan songket yang memiliki ciri khas motif daerah,” kata Pemilik FnR Craft, Rossy Fitri Yani, Jumat, 5 Juni 2026.

Fitri juga menceritakan terkait kondisi daya beli masyarakat saat ini yang masih menjadi tantangan bagi pelaku UMKM. Situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih membuat masyarakat lebih memprioritaskan kebutuhan pokok dibandingkan belanja produk fesyen atau kerajinan.

“Sekarang daya beli masyarakat memang menurun. Orang pasti lebih memikirkan kebutuhan makan terlebih dahulu,” katanya.

Namun, ia menilai minat masyarakat terhadap produk wastra lokal masih cukup baik. Ia juga menceritakan juga bahwa peminat produk mulai dari kalangan usia 25 hingga 60 tahun, masih tetap menjadi konsumen dari FnR Craft sendiri.

Tas pesta berbahan songket menjadi produk yang paling diminati. Sementara itu, generasi muda lebih menyukai produk berbentuk pouch berbahan kain tajung yang praktis digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Sejumlah produk FnR Craft dalam acara bazar FESyar di Palembang Icon

Ia menambahkan, sejak berakhirnya masa Lebaran Idulfitri, penjualan produk mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya. Namun hingga saat ini produksi dan stok barang tetap dalam kondisi aman.

Melalui keikutsertaan dalam bazar FESyar Palembang Icon, Fitri berharap dapat memperluas pasar sekaligus meningkatkan penjualan produk lokal Sumatera Selatan. “Harapannya melalui acara ini produk yang kami bawa bisa habis terjual semua. Semoga pengunjung yang datang semakin banyak dan tertarik menggunakan produk wastra daerah,” harapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....