Asinan Kiamboy by Derasa, Usaha Sampingan yang Lahir dari Kreativitas Keluarga
- 24 Mei 2026 21:15 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Usaha Asinan Kiamboy by Derasa lahir dari kreativitas keluarga dalam menghadirkan variasi menu di acara besar.
- Pemilik usaha, Sari bersama kakaknya Ade dan sahabatnya Amira mengelola usaha ini sebagai sampingan.
- Produksi Asinan Kiamboy mencapai 100 liter per harinya dan dapat dipesan melalui layanan pesan antar.
- Selain online, Sari juga menjajakan produknya di kegiatan Car Free Day dan Car Free Night.
RRI.CO.ID, Palembang - Kebiasaan berkreasi berbagai jenis makanan di hari besar keluarga dapat menjadi inspirasi memulai usaha di bidang kuliner. Salah satu contohnya adalah pemilik UMKM Asinan Kiamboy by Derasa, Sari Dwi Siti.
Sari hadir dalam acara Santai Siang Pro 2 RRI Palembang pada Kamis, 21 Mei 2026. Ia membagikan kisahnya mengembangkan salah satu hidangan rutin keluarga menjadi usaha yang sukses meraih banyak pelanggan.
Ia menceritakan, ide usaha ini muncul dari kakaknya yang gemar bereksperimen di dapur. Ketika hasil coba-cobanya mendapat pujian dari orang tua, mereka pun memutuskan untuk memasarkannya kepada publik.
"Kakak tuh mencoba untuk terus memberikan imajinasinya dan kreasinya, ternyata enak rasanya," ujar Sari. Ia menambahkan bahwa seluruh anggota keluarga ikut mencicipi dan mengapresiasi sebelum produk dipasarkan.
Nama Derasa sendiri merupakan singkatan dari tiga orang di balik usaha ini. "Nama Derasa ini singkatan dari Ade kakak saya, kemudian Amira sahabat saya, dan Sari nama saya sendiri," tuturnya.
Namun, ketiganya masih memiliki pekerjaan utama dan usaha ini hanyalah sebagai sampingan yang dijalankan karena kecintaan mereka terhadap kuliner. Meskipun begitu, ketiganya sepakat bekerja sama mengelola usaha tersebut.
Sari menuturkan, Asinan Kiamboy diproduksi setiap hari dengan proses fermentasi hanya tiga jam. Tanpa bahan pengawet, produk ini tetap bisa bertahan hingga tiga sampai lima hari setelah diproduksi.
Setiap harinya, Sari memproduksi hingga 100 liter asinan kiamboy. Ia mengaku, pada akhir pekan, seluruh produknya terjual habis dalam beberapa jam saja.
Sari mengatakan, produknya dapat dipesan melalui platform layanan pesan antar online. Selain itu, produk ini juga tersedia setiap akhir pekan di kawasan Car Free Day dan Car Free Night.
"UMKM di Indonesia harus dikembangkan, harus berkreativitas, harus maju," pesan Sari. Ia berharap pelaku UMKM di Palembang saling mendukung dan berkolaborasi demi memajukan ekonomi lokal bersama-sama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....