Usaha Kuliner Susweet Tumbuh dari Hobi dan Peluang
- 07 Mei 2026 09:25 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang — Usaha kuliner Susweet berkembang dari ide sederhana melihat peluang pasar kue sus. Kini, produk tersebut menjadi salah satu makanan manis lokal yang diminati masyarakat Palembang.
Pemilik usaha Susweet, Kms. M. Hanif Andika, mengatakan inspirasi usaha ini berasal dari ibunya yang menjual snack box. Hal itu Ia ceritakan dalam program Teras UMKM-Lokak Kito Pro 4 RRI Palembang pada Senin, 4 Mei 2026.
“Kue sus itu paling banyak dan paling sering dipesan sama pelanggan snack box,” ujar Hanif. Dari situ, ia melihat peluang untuk membuat usaha kuliner yang khusus menjual kue sus.
Hanif kemudian menghadirkan konsep sus berukuran besar dengan berbagai varian rasa. Produk tersebut mulai dijual pada 20 September 2025 dengan sistem penjualan daring melalui aplikasi pihak ketiga.
Meski berlatar belakang programmer, Hanif tetap serius mengembangkan usaha kuliner tersebut. Ia menyebut bisnis Susweet menjadi ruang refreshing dari pekerjaan utamanya.
Saat ini Susweet memiliki lima varian rasa meliputi vanila, cokelat, matcha, cokelat soft, dan matcha soft. Hanif menjelaskan varian soft memiliki tekstur lebih lembut seperti es krim dan menjadi salah satu favorit pelanggan.
Selain rasa, Hanif juga menekankan kualitas bahan baku dan keamanan produk. Susweet sendiri telah mengantongi sertifikasi halal sejak awal usaha berdiri demi mendapatkan kepercayaan pelanggan.
“Kami tidak mengklaim memakai bahan premium semua, tapi kami pastikan menggunakan bahan baku kualitas terbaik di jenisnya” ujarnya. Menurutnya, kualitas menjadi kunci mempertahankan pelanggan di tengah persaingan makanan manis yang ketat seperti sekarang.
Hanif mengaku sempat menghadapi tantangan operasional selama awal produksi. Ia membutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk menemukan resep terbaik.
“Awalnya sering gagal dan masih trial error,” katanya. Kini, proses produksi mulai berjalan lebih stabil dan konsisten.
Untuk sekarang, Susweet sementara fokus melalui sistem penjualan langsung di kawasan Kambang Iwak setiap akhir pekan. Dalam sehari, penjualan bisa mencapai lebih dari 200 produk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....