Koperasi Saha Karya Sriwijaya Perkuat Kolaborasi UMKM di Palembang
- 27 Feb 2026 20:42 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Penguatan ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Palembang terus didorong melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satu upaya tersebut dibahas dalam dialog program Santai Siang Pro 2 Palembang, Selasa, 24 Februari 2026.
Ketua Koperasi Saha Karya Sriwijaya, Sun Mukti Arya, menjelaskan koperasi yang dipimpinnya hadir dengan konsep berbeda dari koperasi simpan pinjam pada umumnya. “Kami lebih fokus pada pemasaran dan kerja sama antaranggota agar UMKM bisa tumbuh bersama,” ujarnya dalam siaran tersebut.
Ia menegaskan Koperasi Saha Karya Sriwijaya menjadi satu-satunya koperasi di Palembang yang beranggotakan UMKM secara khusus dan telah tersertifikasi. Keanggotaan koperasi berasal dari pelaku usaha yang tergabung sebagai mitra binaan rumah BUMN Sumsel PT. Pusri Palembang.
Berbeda dengan koperasi konvensional, koperasi ini tidak menjalankan skema simpan pinjam berbasis pinjaman individu. Dana yang dihimpun dari simpanan pokok dan wajib diputar untuk mendukung aktivitas pemasaran serta kebutuhan modal kerja anggota yang telah memiliki kontrak pesanan.
Menurut Mukti, koperasi berperan sebagai penghubung antara UMKM dan lembaga atau perusahaan yang membutuhkan produk dalam jumlah besar. Skema tersebut memungkinkan koperasi membantu penyediaan modal sementara ketika pembayaran dari mitra dilakukan secara bertempo.
Selain itu, koperasi juga mengembangkan unit usaha seperti pengelolaan Teras Janantara sebagai sentra kuliner UMKM. Kehadiran unit tersebut dinilai mampu meningkatkan omzet anggota sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi di sekitar Rumah BUMN.
Melalui pendekatan kolaboratif, Koperasi Saha Karya Sriwijaya menargetkan UMKM dapat mandiri dan berkelanjutan. Ia menegaskan semangat kebersamaan menjadi kunci agar pelaku usaha mampu berkembang lebih kuat melalui wadah koperasi.