Wabup Banyuasin Tinjau Inovasi Olahan Jamur Mulya Sari

  • 26 Feb 2026 21:21 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Banyuasin — Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian meninjau inovasi olahan jamur tiram di Desa Mulya Sari, Kamis, 26 Februari 2026. Kunjungan dilakukan usai memantau Operasi Pasar Murah dan Pelayanan Terpadu.

Peninjauan berlangsung di Koperasi BMT Trans Mekar Sari Mandiri, KTM Telang. Agenda tersebut bertujuan melihat langsung potensi UMKM berbasis pangan lokal.

Netta Indian mengunjungi rumah produksi jamur tiram setempat. Ia menyaksikan proses hilirisasi hingga menjadi produk bernilai tambah.

Produk jamur diolah menjadi berbagai makanan siap saji. Proses produksi dilakukan secara higienis dan terstandar.

Beberapa produk unggulan meliputi rendang jamur dan abon jamur tiram. Tersedia pula dimsum jamur sebagai alternatif pangan kreatif.

Selain itu, diproduksi stik jamur dan jamur tiram crispy. Camilan tersebut menyasar pasar anak muda dan keluarga.

Pelaku UMKM juga memproduksi kaldu rasa jamur. Produk itu menjadi bumbu masak berbasis bahan alami.

Tersedia pula bipang crispy dan keripik pisang kepok. Diversifikasi produk dilakukan untuk memperluas pasar.

Wabup mengapresiasi inovasi yang dilakukan koperasi tersebut. Menurutnya, pengolahan jamur memberi nilai ekonomi lebih tinggi.

"Kita harus bangga dan dukung UMKM lokal," ujar Netta Indian.

Ia menilai hilirisasi pangan memperpanjang masa simpan produk. Langkah itu juga meningkatkan daya saing UMKM desa.

Netta menyebut potensi jamur tiram di wilayah tersebut cukup besar. Dukungan pemerintah diperlukan agar produksi semakin berkembang.

Pemerintah daerah mendorong promosi produk lokal secara berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting memperkuat pemasaran.

Wabup juga mengimbau masyarakat membeli produk UMKM setempat. Partisipasi warga dinilai membantu perputaran ekonomi desa.

Koperasi Mekar Sari Mandiri dinilai berhasil membina pelaku usaha kecil. Pembinaan mencakup manajemen usaha dan pengemasan produk.

Selain ketahanan pangan, sektor ini mendukung ekonomi kreatif. Pengembangan produk inovatif menjadi peluang usaha baru.

Wabup berharap UMKM terus berinovasi sesuai kebutuhan pasar. Pemerintah siap memfasilitasi pelatihan dan pendampingan usaha.

Kunjungan tersebut menjadi bagian agenda pembinaan ekonomi desa. Pemerintah ingin memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Dengan inovasi tersebut, Desa Mulya Sari diharapkan menjadi sentra olahan jamur. Produk lokal diharapkan mampu menembus pasar lebih luas.

Rekomendasi Berita