Madu Fadlan Utamakan Keaslian tanpa Janji Penyembuhan
- 19 Feb 2026 16:50 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Maraknya klaim berlebihan terhadap khasiat madu menjadi perhatian di tengah meningkatnya minat masyarakat pada produk alami. Sejumlah pelaku usaha dinilai kerap menjanjikan manfaat kesehatan tanpa didukung penelitian ilmiah yang memadai.
Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman sekaligus kekecewaan konsumen. Klaim yang tidak terbukti juga dinilai dapat merugikan citra produk secara keseluruhan.
Di tengah fenomena tersebut, salah satu pelaku usaha madu di Palembang memilih untuk tidak mengikuti praktik overclaim dalam memasarkan produknya. Ia menekankan pentingnya kejujuran dan transparansi kepada konsumen.
Pemilik usaha UMKM Madu Fadlan, Muhammad Fadlan, menegaskan pihaknya tidak pernah mengklaim khasiat madu secara berlebihan. Hal itu disampaikannya dalam dialog santai siang di Pro 2 Palembang, Selasa, 17 Februari 2026.
Menurutnya, fokus utama usaha yang dijalankan adalah menjaga keaslian madu dan kualitas proses produksi. Ia menyampaikan produk yang ditawarkan kepada konsumen adalah madu asli tanpa klaim berlebihan terkait khasiat tertentu.
Fadlan menilai, klaim manfaat kesehatan tidak bisa disampaikan tanpa dasar ilmiah yang jelas. Ia mencontohkan, janji penyembuhan penyakit tertentu justru berisiko menimbulkan kekecewaan konsumen.
“Misal saya menjanjikan madu ini bisa menyembuhkan maag, ternyata tidak sembuh, tentu konsumen akan kecewa,” ujarnya. Ia mengatakan, fokus utama usahanya adalah menjamin keaslian madu, bukan menjual janji manfaat.
Adapun produk yang paling diminati dari Madu Fadlan adalah madu Apis mellifera kaliandra dengan kadar air 18 persen serta madu hutan liar sialang yang mengkristal alami dengan kadar air serupa. Kedua jenis madu tersebut dikenal memiliki kualitas tinggi dan diminati pasar karena keasliannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....