Sensus Ekonomi 2026, BPS Sumsel Latih 7.500 Petugas Sensus

  • 09 Jun 2026 21:06 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • BPS Sumsel menyiapkan 7.500 petugas untuk Sensus Ekonomi 2026
  • Petugas mengikuti pelatihan pada 1-15 Juni sebelum melakukan pendataan lapangan
  • Hasil sensus akan menjadi dasar penyusunan kebijakan ekonomi dan pengembangan UMKM

RRI.CO.ID, Palembang - Badan Pusat Statistik Sumatera Selatan mematangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung hingga 31 Agustus 2026. Sebanyak 7.500 petugas disiapkan untuk melakukan pendataan di seluruh wilayah Sumatera Selatan.

Persiapan diawali dengan pelatihan petugas yang berlangsung pada 1 hingga 15 Juni 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten dan kota.

Kepala BPS Sumatera Selatan, Moh. Wahyu Yulianto, mengatakan pelatihan bertujuan menyamakan pemahaman petugas. Pembekalan dilakukan agar proses pendataan berjalan akurat dan sesuai metode statistik.

Setelah menyelesaikan pelatihan, petugas akan turun langsung ke lapangan. Mereka bertugas mendata rumah tangga dan berbagai unit usaha sesuai wilayah kerja masing-masing.

Di Kota Palembang, pelatihan dipusatkan di Hotel The Zuri. Sebanyak 1.045 peserta mengikuti pembekalan yang dilaksanakan dalam beberapa gelombang.

Menurut Wahyu, pelaksanaan bergelombang dilakukan untuk menyesuaikan kapasitas ruangan pelatihan. Skema tersebut juga membantu menjaga efektivitas proses pembelajaran peserta.

Pada tahap pendataan, petugas akan mendatangi berbagai jenis usaha masyarakat. Pendataan mencakup usaha yang memiliki lokasi tetap maupun usaha rumahan.

Pedagang yang memiliki lapak permanen akan didata di lokasi usahanya. Sementara pedagang tanpa tempat tetap akan didata melalui alamat tempat tinggal.

"Pelatihan petugas dilaksanakan mulai 1 Juni hingga 15 Juni 2026 di seluruh kabupaten dan kota. Setelah menyelesaikan pelatihan, para petugas akan melakukan pendataan langsung kepada rumah tangga dan berbagai unit usaha sesuai wilayah kerja masing-masing," ujar Wahyu.

Sensus Ekonomi 2026 dilaksanakan untuk memperbarui data struktur ekonomi daerah. Kegiatan tersebut juga memotret perkembangan aktivitas usaha yang terus berubah.

BPS turut mendata usaha digital, ekonomi kreatif, dan usaha berbasis daring. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh aktivitas ekonomi masyarakat dapat tercatat secara lengkap.

Data yang terkumpul akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi. Pemerintah dapat memanfaatkan hasil sensus untuk memperkuat UMKM dan menarik investasi.

BPS Sumatera Selatan mengimbau masyarakat menerima petugas sensus dengan baik. BPS juga memastikan seluruh data responden dijaga kerahasiaannya dan tidak digunakan untuk kepentingan perpajakan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....