Atur Keuangan agar Gaji Tidak Habis Sebelum Akhir Bulan

  • 31 Agt 2026 19:54 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Penerapan strategi pengelolaan keuangan secara disiplin seperti pengaturan anggaran, pembagian uang belanja, penyediaan dana darurat, dan pengendalian pengeluaran harian menjadi kunci agar pendapatan tetap mencukupi hingga gaji berikutnya.
  • Siklus keuangan bagi karyawan dan pekerja lepas umumnya berlangsung sejak menerima penghasilan hingga uang tersebut habis dan kembali memperoleh pemasukan.
  • Pola pengelolaan keuangan setiap orang berbeda karena dipengaruhi kebutuhan dan gaya hidup, namun kondisi ketika uang menipis sebelum akhir bulan masih menjadi persoalan umum yang kerap dialami.

RRI.CO.ID, Palembang - Masalah keuangan menjelang akhir bulan dapat dicegah dengan mengatur anggaran dan mengendalikan pengeluaran sejak menerima penghasilan. Strategi tersebut membantu masyarakat memastikan pendapatan tetap mencukupi hingga jadwal menerima gaji berikutnya.

Kondisi keuangan setiap orang berbeda karena dipengaruhi penghasilan, kebutuhan, dan gaya hidup masing-masing. Namun, uang yang menipis sebelum akhir bulan masih menjadi persoalan yang sering dialami karyawan maupun pekerja lepas.

Kementerian Keuangan menyarankan masyarakat menghindari penggunaan utang untuk memenuhi kebutuhan konsumtif. Pengurangan utang konsumtif dapat memberikan ruang keuangan lebih besar untuk memenuhi kebutuhan utama.

Masyarakat juga perlu menghitung pengeluaran berdasarkan kemampuan finansial dan jumlah pendapatan yang diterima setiap bulan. Sekitar 50 persen pemasukan dapat dialokasikan untuk kebutuhan hidup bulanan dengan menyesuaikan kondisi keuangan masing-masing.

Penganggaran dapat dilakukan menggunakan teknik 20:10 untuk membagi dana belanja berdasarkan periode penggunaan. Rekening pertama digunakan untuk kebutuhan selama 20 hari awal, sedangkan rekening kedua menyimpan dana untuk 10 hari berikutnya.

Dana pada rekening kedua dapat disimpan bersama kartu ATM di rumah dan digunakan mulai tanggal 21. Cara tersebut membantu membatasi akses terhadap dana sehingga pengeluaran pada awal bulan tidak menghabiskan seluruh anggaran.

Masyarakat juga perlu menyiapkan dana darurat dan dana cadangan meskipun jumlahnya masih terbatas. Dana tersebut sebaiknya ditempatkan pada instrumen yang mudah dicairkan ketika kebutuhan mendesak muncul.

Pengendalian pengeluaran harian menjadi strategi lain untuk menjaga kondisi keuangan hingga akhir bulan. Jika anggaran mencapai Rp3 juta selama 30 hari, masyarakat dapat menetapkan batas pengeluaran maksimal Rp100 ribu setiap hari.

Penghasilan tambahan seperti bonus juga sebaiknya tidak langsung digunakan untuk kebutuhan konsumtif. Dana tersebut dapat dimasukkan ke tabungan utama, kemudian dialokasikan untuk dana cadangan atau investasi sesuai tujuan keuangan.

Kebiasaan mengatur uang secara disiplin dapat membantu masyarakat mengurangi tekanan keuangan menjelang akhir bulan. Anggaran realistis, pengendalian konsumsi, dana cadangan, dan batas belanja harian menjadi bagian penting dalam menjaga keuangan tetap sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....