Wawako Pagar Alam Dorong QRIS Perkuat Ekonomi UMKM
- 30 Agt 2026 09:40 WIB
- Palembang
Poin Utama
- QRIS dinilai dapat menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah di Kota Pagar Alam melalui peningkatan transaksi digital.
- Penggunaan pembayaran digital didorong untuk memperkuat sektor UMKM, perdagangan, pariwisata, dan pelayanan publik di tingkat lokal.
- Wakil Wali Kota Bertha menekankan bahwa perluasan transaksi digital harus diimbangi dengan peningkatan literasi dan perlindungan konsumen agar masyarakat memahami keamanan transaksi.
RRI.CO.ID, Pagar Alam- Digitalisasi pembayaran melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dinilai dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah. Di Kota Pagar Alam, penggunaan pembayaran digital didorong untuk memperkuat transaksi pelaku UMKM sekaligus mendukung perdagangan, pariwisata, hingga pelayanan publik.
Wakil Wali Kota Pagar Alam, Bertha, mengatakan perluasan transaksi digital harus berjalan beriringan dengan peningkatan literasi dan perlindungan konsumen. Masyarakat tidak hanya perlu memahami kemudahan QRIS, tetapi juga mengetahui cara menjaga keamanan saat melakukan transaksi.
Hal itu disampaikan Bertha saat membuka Gebyar QRIS dan Perlindungan Konsumen (Gebyar QRIS-PK) 2026 di Lapangan Merdeka Kota Pagar Alam, Sabtu, 29 Agustus 2026. Kegiatan tersebut digelar Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan.
Menurut Bertha, edukasi mengenai keamanan transaksi digital menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang sehat. Kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital, kata dia, akan ikut menentukan keberlanjutan transformasi digital di daerah.
“Saya mendorong sinergi dan pemberdayaan UMKM daerah melalui berbagai rangkaian kegiatan. Seperti senam sehat massal, expo dan bazar produk UMKM, pasar murah Bulog, serta edukasi interaktif,” ucap Bertha.
Bertha mengajak masyarakat memanfaatkan layanan pembayaran digital secara bijak sekaligus memilih dan mendukung produk UMKM lokal. Menurutnya, semakin luas transaksi digital digunakan pelaku usaha, semakin besar pula peluang UMKM meningkatkan daya saing dan memperluas pasar.
“Semoga kegiatan ini dapat memperkuat ekosistem ekonomi digital di Kota Pagar Alam, meningkatkan daya saing UMKM, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Gebyar QRIS-PK 2026 juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan pemahaman mengenai hak-hak konsumen. Edukasi tersebut diharapkan membuat masyarakat lebih cermat dan aman ketika bertransaksi menggunakan layanan digital.
Bertha mengapresiasi Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan yang memilih Kota Pagar Alam sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Gebyar QRIS-PK 2026. Ia berharap kegiatan serupa dapat memperluas pemahaman masyarakat sekaligus mempercepat adopsi pembayaran digital di daerah.
“Mewakili Pemerintah Kota Pagar Alam, kami menyampaikan rasa terima kasih telah memilih kota ini sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....