Kemenag Sumsel Bekali ASN Hadapi Masa Purnatugas lewat Sosialisasi Taspen
- 08 Jul 2026 07:45 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Kanwil Kemenag Sumatera Selatan menyelenggarakan sosialisasi persiapan masa purnatugas bagi ASN bersama Taspen, 7 Juli 2026 secara hybrid untuk meningkatkan kesiapan finansial dan mental.
- Taufik, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumsel, menekankan bahwa paradigma ASN tentang pensiun harus berubah dan persiapan sebaiknya dilakukan sejak masih aktif bekerja, bukan ketika masa pensiun sudah dekat.
- Kanwil Kemenag Sumsel membina sekitar 8.102 ASN yang terdiri atas PNS dan PPPK, dengan pembekalan dilaksanakan secara bertahap memprioritaskan ASN yang akan atau baru memasuki masa purnatugas.
RRI.CO.ID, Palembang - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sumatera Selatan mulai memperkuat kesiapan aparatur sipil negara (ASN) menghadapi masa purnatugas melalui pembekalan sejak dini. Langkah ini dilakukan agar ASN memiliki kesiapan finansial, mental, dan rencana aktivitas setelah memasuki masa pensiun.
Kesiapan tersebut diwujudkan melalui sosialisasi ASN purnabakti dan menjelang purnabakti yang digelar bersama Taspen Group, Selasa, 7 Juli 2026. Kegiatan ini berlangsung secara hybrid di Aula Kanwil Kemenag Sumsel serta diikuti peserta secara luring dan daring.
Sosialisasi dihadiri jajaran pimpinan Kanwil Kemenag Sumsel, mulai dari kepala bidang, pembimbing masyarakat, hingga ketua tim kerja. Ratusan ASN dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Selatan turut mengikuti kegiatan melalui aplikasi Zoom.
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumsel, Taufik, yang membuka kegiatan mewakili Kepala Kanwil, mengatakan paradigma ASN terhadap masa pensiun harus berubah. Menurutnya, persiapan memasuki purnatugas sebaiknya dilakukan sejak masih aktif bekerja, bukan ketika masa pensiun sudah dekat.
"Selama ini, paradigma tentang pensiun yang berkembang di masyarakat cenderung mengabaikan persiapan awal. Jika sudah dekat baru mengingat PT Taspen saat masa bakti hampir berakhir," ujarnya.
Taufik menjelaskan Kanwil Kemenag Sumsel saat ini membina sekitar 8.102 ASN yang terdiri atas PNS dan PPPK. Karena itu, pembekalan dilaksanakan secara bertahap dengan memprioritaskan ASN yang akan maupun baru memasuki masa purnatugas.
Pada tahap awal, peserta yang hadir langsung berasal dari Kota Palembang, Kabupaten Ogan Ilir, dan Kabupaten Banyuasin. Sementara ASN dari daerah lain tetap difasilitasi mengikuti kegiatan secara daring agar pembekalan dapat menjangkau seluruh wilayah.
Sementara itu, Service Sector Head PT Taspen (Persero) KC Palembang, Muhammad Taufik Anshari, mengatakan sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman ASN mengenai hak pensiun dan manfaat program Taspen. Pengetahuan tersebut menjadi bekal penting agar ASN dapat merencanakan keuangan jangka panjang secara lebih matang.
"Kehadiran kami adalah wujud nyata kepedulian terhadap pengelolaan finansial jangka panjang para abdi negara. Selain itu, memberikan pemahaman yang mendalam dan lebih aplikatif," jelasnya.
Selain layanan pensiun, peserta juga memperoleh materi mengenai perlindungan tambahan melalui program Top Up Jaminan Kematian (JKM). Materi tersebut disampaikan Aqiyla Rayhan sebagai TLRO PT Taspen KC Palembang, .
Disisi lain, Kepala Cabang Bank Mandiri Taspen KC Palembang, Trijoko, turut memberikan pembekalan mengenai literasi keuangan, pengelolaan dana pensiun, serta peluang berwirausaha setelah purnatugas. Kanwil Kemenag Sumsel dan Taspen Group berharap pembekalan ini mampu mendorong ASN menjalani masa pensiun lebih baik.
Melalui sinergi yang kuat serta pembekalan komprehensif dari para narasumber, Kemenang Sumsel dan Taspen Group berkomitmen memastikan bahwa Hari Tua para ASN menjadi momentum hidup yang tenang, produktif, dan sejahtera.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....